Dibacok Celurit di Tengah Malam, Motor Warga Kejayan Dirampas Komplotan Begal Sadis
Pasuruan, Infopol.news – Aksi begal kembali meresahkan warga Kabupaten Pasuruan. Seorang pria bernama Muchlis Muntasib (29), warga Dusun Krajan Tengah, Desa Kepuh, Kecamatan Kejayan, menjadi korban perampasan sepeda motor oleh komplotan bersenjata tajam di kawasan sumber mata air Desa Randugong, Rabu (15/4/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.55 WIB saat korban bersama rekannya berhenti sejenak untuk beristirahat di lokasi yang relatif sepi. Namun situasi mendadak berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang mengendarai dua sepeda motor.
Kapolsek Kejayan, AKP Agus Purnomo, menjelaskan bahwa para pelaku langsung menghampiri korban sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit. Kondisi tersebut membuat korban dan temannya panik serta memilih menyelamatkan diri.
“Pelaku langsung menodongkan celurit. Karena ketakutan, korban lari ke arah persawahan untuk menyelamatkan diri dan meninggalkan motornya di lokasi,” ujar Agus Purnomo.

Setelah korban melarikan diri, pelaku dengan leluasa mengambil sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N 3859 TDM milik korban. Komplotan tersebut kemudian kabur meninggalkan lokasi menuju arah selatan.
Beberapa saat kemudian, korban kembali ke lokasi dan mendapati kendaraannya telah hilang. Ia pun langsung berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang segera berdatangan.
Warga sempat melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku, namun hasilnya nihil karena pelaku sudah melarikan diri cukup jauh dari lokasi kejadian.
Korban bersama warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kejayan. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.
Dalam peristiwa ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp4,5 juta. Polisi juga telah mengamankan sejumlah dokumen kendaraan milik korban, seperti STNK dan BPKB, sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga kini, identitas para pelaku masih dalam pengejaran. Polisi terus melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap komplotan begal yang dinilai meresahkan masyarakat.
“Kasus ini sedang kami tangani. Anggota di lapangan terus melakukan penyelidikan untuk memburu komplotan pelaku yang sudah meresahkan masyarakat ini,” tegas Agus Purnomo.
Aksi kejahatan jalanan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di lokasi sepi pada malam hari.



Post Comment