Pengakuan Keluarga Tersangka Narkoba Sebut Ada Permintaan Dana Rp100 Juta, Kuasa Hukum yang Disebut dalam Video Belum Beri Tanggapan
SURABAYA, INFOPOL.NEWS – Muncul pengakuan dari keluarga seorang pria berinisial MTH (27), warga Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, terkait penanganan perkara narkotika yang sempat ditangani oleh Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur.
Informasi tersebut diperoleh dari video berdurasi sekitar 36 detik yang diterima media ini. Dalam video tersebut, MTH yang didampingi keluarganya menceritakan kronologi penangkapan hingga proses hukum yang dijalaninya setelah diamankan aparat kepolisian pada 29 April 2026.
Berdasarkan pengakuan yang disampaikan dalam video tersebut, MTH mengaku sempat diamankan bersama seorang rekannya yang disebut sebagai pemilik barang bukti narkotika yang ditemukan saat penangkapan. Keduanya kemudian dibawa ke Markas Polda Jawa Timur untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Keluarga MTH selanjutnya mengaku melakukan komunikasi dengan seorang pengacara berinisial BD yang disebut-sebut sebagai kuasa hukum yang menangani perkara tersebut. Dalam keterangannya kepada media ini, keluarga mengaku memperoleh informasi bahwa diperlukan dana sebesar Rp100 juta untuk membantu penyelesaian perkara yang sedang berjalan terhadap dua orang yang diamankan tersebut.
Menurut pengakuan keluarga, dana tersebut kemudian diserahkan secara tunai kepada BD. Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat dokumen maupun keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang dapat menguatkan atau membenarkan pengakuan tersebut.
Media ini telah berupaya melakukan konfirmasi kepada BD melalui pesan singkat WhatsApp terkait kebenaran informasi yang beredar. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Sementara itu, saat ditemui wartawan di kawasan kantin Laboratorium Forensik pada beberapa waktu lalu, BD membenarkan adanya kegiatan penangkapan yang dimaksud. Namun, ia menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan perkara yang sudah lama terjadi.
“Memang ada giat tangkapan itu, dan itu sudah lama,” ujar BD saat itu.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur terkait pengakuan keluarga MTH maupun dugaan adanya permintaan dana dalam proses penanganan perkara tersebut.
Apabila pengakuan yang disampaikan dalam video tersebut terbukti benar, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam proses penegakan hukum, khususnya pada penanganan perkara narkotika.
Sebaliknya, apabila informasi tersebut tidak terbukti, maka klarifikasi resmi dari pihak terkait diperlukan guna menghindari munculnya spekulasi yang dapat merugikan pihak-pihak tertentu.
INFOPOL.NEWS masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, termasuk pihak-pihak yang disebut dalam pengakuan tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi atau fakta baru yang diperoleh.

Post Comment