Jelang Pilkades 2027, Polres Mojokerto Rangkul Ulama untuk Jaga Kondusivitas
MOJOKERTO, Infopol.news – Polres Mojokerto, Polda Jawa Timur, mulai memperkuat komunikasi dengan tokoh agama sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah tersebut dilakukan menjelang sejumlah agenda yang akan berlangsung di Kabupaten Mojokerto, termasuk rencana Pilkades serentak pada 2027.
Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Selasa (6/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bertemu langsung dengan pengasuh pesantren, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A.
Pertemuan itu menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan kalangan pesantren, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Sebagai Kapolres yang baru, AKBP Raden Erik menyampaikan pentingnya membangun komunikasi dengan para ulama dan tokoh agama. Menurutnya, sinergi lintas elemen diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
“Sinergisitas antara Polri, ulama, tokoh agama, dan unsur Forkopimda menjadi kunci utama. Terlebih, Kabupaten Mojokerto akan menghadapi agenda penting eksternal, salah satunya rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada tahun 2027,” ujar Raden Erik.
Ia menilai komunikasi perlu dibangun sejak awal agar berbagai agenda yang melibatkan masyarakat dapat dipersiapkan dengan baik. Termasuk dalam menghadapi tahapan Pilkades, koordinasi antarpihak diharapkan dapat membantu menjaga proses berjalan aman dan tertib.
Sementara itu, KH Asep Saifuddin Chalim menyambut baik kunjungan Kapolres Mojokerto bersama jajaran pejabat utama Polres Mojokerto.
Menurutnya, hubungan antara pesantren dan kepolisian di Mojokerto selama ini telah terjalin. Komunikasi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat, termasuk dalam bidang pendidikan, keamanan lingkungan pesantren, serta pembinaan moral masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Mojokerto juga didampingi KH Asep Saifuddin Chalim meninjau Gedung As-Sayyidah Qonaah serta sejumlah fasilitas kampus lainnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog di ruang Rektor UAC. Pembahasan mencakup upaya pencegahan kenakalan remaja serta penguatan literasi hukum bagi kalangan santri dan mahasiswa.
Melalui komunikasi dengan tokoh agama dan lembaga pendidikan, Polres Mojokerto berharap upaya menjaga kamtibmas dapat dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan edukasi dan pembinaan masyarakat.



Post Comment