Dianggap Tak Cukup Bukti, Perawat Sidoarjo Mengaku Sempat Terseret Dugaan Kasus Narkoba

SIDOARJO, INFOPOL.NEWS – Seorang perawat rumah sakit swasta di Kabupaten Sidoarjo berinisial ADA dikabarkan sempat diamankan terkait dugaan penyalahgunaan narkotika pada 1 Mei 2026.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh INFOPOL.NEWS dari pihak keluarga, ADA sebelumnya berboncengan dengan seorang rekannya yang belakangan diduga terlibat dalam perkara narkotika. Menurut keluarga, sejak saat itu keduanya sempat dibuntuti sebelum akhirnya petugas mendatangi kediaman ADA.

Keluarga menuturkan bahwa proses pengamanan terhadap ADA terjadi di rumahnya. Saat itu, petugas disebut menyampaikan dugaan keterlibatan ADA dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Menurut keterangan keluarga, ADA kemudian menjalani pemeriksaan dan tes urine. Namun keluarga mengklaim hasil tes urine yang dijalani menunjukkan hasil negatif.

Keluarga juga menyatakan tidak mengetahui adanya barang bukti yang mengaitkan ADA dengan dugaan tindak pidana narkotika sebagaimana yang disampaikan kepada mereka saat proses berlangsung.

“Keluarga khawatir karena yang bersangkutan bekerja sebagai perawat di rumah sakit swasta. Mereka takut status pekerjaan ADA terdampak apabila harus menjalani penahanan,” ujar salah satu sumber kepada INFOPOL.NEWS.

Dalam keterangannya kepada redaksi, keluarga mengaku sempat terjadi pembicaraan mengenai sejumlah uang. Keluarga menyebut awalnya terdapat permintaan sebesar Rp20 juta, namun pada akhirnya mereka mengaku menyerahkan uang sebesar Rp15 juta.

Keluarga juga menyebut nama seorang aktivis LSM berinisial W yang menurut mereka membantu proses komunikasi selama penanganan perkara berlangsung. Menurut pengakuan keluarga, sosok tersebut disebut turut membantu menutupi kekurangan dana sebesar Rp5 juta.

Selain itu, keluarga mengaku proses komunikasi tersebut berlangsung di ruangan yang mereka sebut sebagai ruang Kanit. Namun hingga berita ini diterbitkan, INFOPOL.NEWS belum memperoleh dokumen maupun keterangan resmi yang dapat menguatkan ataupun membantah pengakuan tersebut.

INFOPOL.NEWS telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam keterangan keluarga, termasuk pihak kepolisian dan pihak lain yang berkaitan dengan informasi tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima redaksi.

Keluarga berharap adanya penjelasan terbuka terkait proses yang dialami ADA agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Sementara itu, INFOPOL.NEWS masih terus menelusuri informasi dan mengupayakan konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna memperoleh gambaran peristiwa secara utuh dan berimbang.

Post Comment