Antrean Truk Bikin Jalan Pelabuhan Tanjung Perak Padat, Polisi Minta Sopir Masuk Buffer Area

SURABAYA, Infopol.news – Kepadatan arus kendaraan akibat antrean truk menuju Pelabuhan Tanjung Perak menjadi perhatian Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polda Jawa Timur. Polisi mengimbau para pengemudi memanfaatkan buffer area yang telah disediakan agar antrean tidak mengganggu arus lalu lintas.

Imbauan tersebut disampaikan saat Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar sosialisasi keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Buffer Parkir Prapat Kurung, Surabaya, Senin (5/10/2026) siang.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji, turut berdialog langsung dengan para sopir truk. Suasana sosialisasi berlangsung santai. Imam bahkan duduk lesehan bersama sejumlah pengemudi yang tengah beristirahat di warung sekitar lokasi.

Dalam dialog tersebut, polisi menyampaikan bahwa pendekatan persuasif menjadi prioritas selama sepekan, mulai 5 hingga 11 Oktober 2026. Pengemudi diberikan edukasi terkait keselamatan serta aturan penggunaan ruang parkir dan antrean kendaraan.

“Dalam satu minggu ini, kami memprioritaskan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan imbauan. Namun, apabila setelah masa sosialisasi masih ditemukan pelanggaran, kami akan melakukan penindakan tegas sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku,” ujar AKP Imam.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah antrean kendaraan angkutan barang di jalur menuju kawasan pelabuhan. Antrean yang menggunakan badan jalan dinilai dapat menghambat kelancaran arus kendaraan lainnya.

Karena itu, pengemudi yang masih menunggu giliran masuk pelabuhan diminta menggunakan buffer area atau kantong parkir yang telah disediakan.

“Kendaraan yang menunggu giliran masuk pelabuhan wajib memanfaatkan buffer area atau kantong parkir yang sudah disediakan. Jangan parkir atau antre di badan jalan karena sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” katanya.

Menurut Imam, penataan antrean tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pengguna jalan lainnya, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi para pengemudi truk. Arus kendaraan yang lebih lancar diharapkan dapat mendukung proses keluar-masuk kendaraan menuju pelabuhan.

“Tanpa adanya hambatan di badan jalan, proses open gate di pelabuhan bisa berjalan jauh lebih cepat. Dampaknya balik ke para sopir juga, waktu kerja jadi lebih efektif dan tidak terbuang sia-sia di jalan,” ujarnya.

Selain persoalan antrean, polisi mengingatkan para pengemudi kendaraan berat untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara. Tingginya mobilitas kendaraan angkutan barang di kawasan pelabuhan membuat kewaspadaan dan disiplin menjadi hal yang penting.

“Tingkat mobilitas angkutan barang di sini sangat tinggi. Kami minta seluruh driver meningkatkan disiplin dan kewaspadaan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang berpotensi menimbulkan korban jiwa,” tutur Imam.

Polisi juga mengajak para pengemudi turut menyampaikan kembali pesan keselamatan dan ketertiban kepada rekan-rekan sesama pengemudi.

“Kami titip pesan ini. Tolong bantu sampaikan dan sosialisasikan imbauan ini kepada rekan-rekan sesama driver lainnya, agar ketertiban di jalan raya bisa kita wujudkan bersama-sama,” pungkasnya.

Post Comment