Polda Jatim Buka Turnamen Esport Gratis Berhadiah Rp50 Juta, Siapa Berani Jadi Juara?
SURABAYA, infopol.news – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jawa Timur menggelar Turnamen Esport Piala Kapolda Jatim 2026 yang terbuka untuk masyarakat umum se-Jawa Timur.
Ajang olahraga elektronik tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang esport sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan positif dan kompetitif.
Ketua Panitia Turnamen Esport Piala Kapolda Jatim 2026 yang juga Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Pol Bimo Ariyanto, mengatakan turnamen ini merupakan salah satu bentuk pendekatan Polri kepada generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan budaya digital.
“Turnamen ini diharapkan menjadi wadah penyaluran bakat dan minat generasi muda di bidang esport, sekaligus memperkuat hubungan positif antara Polri dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Bimo Ariyanto, Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran peserta dibuka secara gratis mulai 1 hingga 14 Juni 2026 melalui Polres masing-masing di wilayah hukum Polda Jawa Timur.
Setelah masa pendaftaran berakhir, kompetisi akan memasuki babak kualifikasi yang dilaksanakan serentak di seluruh Polres jajaran Polda Jatim pada 20 hingga 21 Juni 2026.
“Peserta terbaik dari setiap wilayah nantinya akan melaju ke babak grand final yang akan dilaksanakan di Gedung Mahameru Polda Jatim pada 29 Juni 2026,” kata Kombes Bimo.
Turnamen tersebut diperkirakan akan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tingginya minat masyarakat terhadap esport menjadi salah satu faktor yang mendorong antusiasme peserta untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang, Polda Jatim menyiapkan total hadiah sebesar Rp50 juta, termasuk trofi dan penghargaan khusus dari Kapolda Jawa Timur.
Menurut Kombes Bimo, turnamen ini tidak hanya bertujuan mencari talenta-talenta berbakat di dunia esport, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan pemanfaatan teknologi digital secara positif.
“Kami berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan pemain-pemain berbakat, tetapi juga membangun semangat sportivitas, kebersamaan, dan pemanfaatan teknologi digital secara positif,” pungkasnya.



Post Comment