Korbrimob Polri Sertifikasi 140 Personel KBR, PHH, dan Operator APC untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan
DEPOK, infopol.news – Korps Brimob Polri menggelar kegiatan sertifikasi kompetensi bagi personel Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR), Pasukan Huru Hara (PHH), dan Operator Armoured Personnel Carrier (APC) Tahun Anggaran 2026 di Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak 19 hingga 21 Mei 2026 tersebut diikuti sebanyak 140 personel dari jajaran Korbrimob Polri dan Satbrimob Polda di berbagai daerah.
Peserta terdiri dari personel penanganan KBR, pasukan PHH, serta operator kendaraan taktis APC yang menjalani serangkaian uji kompetensi mulai dari administrasi, asesmen kemampuan, hingga praktik lapangan.

Pelaksanaan sertifikasi itu disebut menjadi bagian dari upaya standarisasi kemampuan personel Brimob agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan keselamatan personel maupun masyarakat.
Plt Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Polri, Djadjuli, mengatakan perkembangan ancaman keamanan menuntut kesiapan personel yang profesional dan memiliki kompetensi terukur.
“Ancaman KBR saat ini bukan lagi bersifat teoritis, tetapi harus diantisipasi secara serius dan profesional,” ujarnya dalam sambutan pembukaan kegiatan.
Menurutnya, kemampuan identifikasi, kecepatan respons, dan ketepatan prosedur menjadi faktor penting dalam penanganan situasi berisiko tinggi.
Selain ancaman KBR, ia juga menyoroti perkembangan gangguan kamtibmas yang memerlukan kesiapan personel PHH dan operator kendaraan taktis dalam mendukung pengamanan di lapangan.
“Tidak boleh ada personel yang bertugas tanpa kesiapan dan standar kompetensi yang jelas,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para asesor diminta melakukan penilaian secara objektif dan profesional guna memastikan personel yang dinyatakan lulus benar-benar memiliki kemampuan sesuai standar operasional.
Korbrimob Polri berharap sertifikasi ini dapat meningkatkan profesionalisme serta kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, sekaligus memperkuat peran Brimob sebagai satuan pengamanan dan penanggulangan situasi berisiko tinggi di Indonesia.



Post Comment