Travel Umrah di Surabaya Pastikan Keberangkatan Jemaah Berjalan Normal

Surabaya, Infopol.news – Di tengah dinamika situasi di kawasan Timur Tengah, operasional ibadah umrah di Arab Saudi dipastikan tetap berjalan normal. Sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah di Surabaya menyatakan belum ada dampak langsung terhadap keberangkatan jemaah.

CEO Shafira Tour & Travel, Danisa Saviera, mengatakan aktivitas ibadah di Kota Suci Makkah dan Madinah berlangsung seperti biasa. Penerbangan internasional menuju Jeddah maupun Madinah juga disebut masih beroperasi sesuai jadwal.

“Keberangkatan terdekat jemaah Shafira pada 4 Maret dan hingga saat ini masih sesuai jadwal,” ujar Danisa di Surabaya, Minggu (1/3/2026).

Selain 4 Maret, jadwal keberangkatan berikutnya tercatat pada 5, 8, 12, 16, 17, 20, 22, 24, 25, 29, dan 30 Maret 2026. Menurut Danisa, seluruh grup jemaah terus dipantau melalui koordinasi dengan mitra di Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta otoritas terkait.

Ia menegaskan, keselamatan dan kenyamanan jemaah menjadi prioritas utama. Pihaknya menyatakan siap melakukan penyesuaian apabila terdapat kebijakan baru demi keamanan bersama.

Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa penerbangan dari Indonesia menuju Arab Saudi masih relatif aman dan berjalan normal.

Ia menjelaskan, sejumlah maskapai yang melayani rute tersebut belum terdampak langsung. Penerbangan Garuda Indonesia menuju Jeddah masih beroperasi seperti biasa, sementara penyesuaian rute dilakukan untuk penerbangan ke Amsterdam melalui Kairo sebagai langkah antisipatif. Penerbangan Lion Air ke Jeddah juga dilaporkan tetap berjalan sesuai jadwal.

Selain itu, Saudia Airlines dan AirAsia disebut masih melayani penerbangan sesuai jadwal keberangkatan.

Anam mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah pusat dan maskapai. Hingga saat ini, kondisi penerbangan dinyatakan relatif stabil sehingga masyarakat yang akan berangkat maupun yang sedang berada di Arab Saudi diminta tetap tenang.

Post Comment