Tersesat di Jalur Hutan Bawean, Empat Wisatawan Asal Sidoarjo Berhasil Dievakuasi Polisi

GRESIK, Infopol.news – Empat wisatawan asal Sidoarjo yang sempat tersesat di jalur hutan dan perbukitan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat, Kamis (1/1/2026).

Keempat wisatawan tersebut tersesat saat perjalanan pulang dari objek wisata Tanjung Ghe’en, Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura. Peristiwa terjadi menjelang malam ketika mereka salah mengambil jalur di kawasan yang minim penerangan dan sulit diakses.

Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza, mengatakan keberadaan para wisatawan diketahui setelah salah satu dari mereka menghubungi layanan darurat 110 Polres Gresik.

“Laporan masuk melalui layanan 110. Tim gabungan kemudian bergerak melakukan pencarian dan keempat wisatawan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Hepi.

Ia menjelaskan, para wisatawan yang seluruhnya laki-laki terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak. Tim pencari berhasil menemukan mereka sekitar pukul 19.00 WIB setelah menyusuri jalur perbukitan dan hutan yang dikenal memiliki medan cukup berat.

Sementara itu, Kepala Desa Kumalasa, Idham Cholik, menyebut informasi awal diterimanya dari Polsek Sangkapura setelah laporan masuk ke pihak kepolisian. Selanjutnya, tim gabungan yang melibatkan aparat kepolisian, TNI, dan warga setempat langsung melakukan pencarian.

“Sekitar pukul 18.00 WIB kami bergerak bersama warga. Karena jalurnya tidak bisa dilalui kendaraan, pencarian dilakukan dengan berjalan kaki,” kata Cholik.

Menurutnya, proses pencarian berlangsung sekitar satu jam. Keempat wisatawan akhirnya ditemukan di kawasan pinggir pantai setelah salah satu dari mereka berteriak meminta pertolongan.

“Mereka kemalaman dan salah jalur. Dikira jalan pulang, ternyata kembali ke arah pantai. Suara teriakan mereka kemudian terdengar oleh tim pencari,” jelasnya.

Setelah ditemukan, para wisatawan dievakuasi dan diistirahatkan di wilayah Kecamatan Sangkapura. Tidak ditemukan luka serius pada korban.

Kanit Reskrim Polsek Sangkapura, Aipda Wijiono, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa laporan awal diterima melalui call center 110 Polres Gresik.

“Benar, laporan masuk melalui 110 dan alhamdulillah seluruh wisatawan berhasil ditemukan dengan selamat,” ujarnya.

Diketahui, objek wisata Tanjung Ghe’en berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga dengan akses jalan naik turun, medan terjal, dikelilingi hutan lindung, serta keterbatasan sinyal komunikasi. Kondisi tersebut dinilai rawan bagi wisatawan yang berkunjung tanpa pendamping dan perlengkapan memadai.

Post Comment