Polisi Sisir Desa Curahtakir Jember, Lima Warga Jalani Tes Urine saat Operasi Antinarkoba
JEMBER, Infopol.news – Polres Jember Polda Jawa Timur menggelar operasi pemberantasan peredaran narkoba di Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Sabtu (10/10/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan penyisiran di sejumlah titik dan tes urine secara acak terhadap lima warga yang berada di lokasi.
Operasi yang dilaksanakan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jember bersama tim gabungan itu bertujuan mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika hingga tingkat desa.
Petugas mendatangi sejumlah lokasi yang dinilai perlu diperiksa. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.
Untuk menjaga keterbukaan pelaksanaan kegiatan, pemeriksaan urine terhadap lima warga tersebut disaksikan oleh unsur pemerintah desa dan aparat keamanan setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan kepolisian, petugas tidak menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba pada warga yang menjalani tes urine. Dalam operasi tersebut, petugas juga tidak menemukan pelaku peredaran gelap narkotika.
Setelah kegiatan selesai, situasi di Desa Curahtakir dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Kapolres Jember AKBP Alaiddin melalui Kasatresnarkoba Polres Jember Iptu Bagus Dwi Setyawan, S.H., M.H., mengatakan upaya pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga dengan langkah pencegahan dan peningkatan kepedulian masyarakat.
Ia mengajak warga untuk turut menjaga lingkungan serta melaporkan apabila mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat harus berani menolak segala bentuk narkoba,” ujar Iptu Bagus.
Dukungan terhadap operasi tersebut juga disampaikan Kepala Desa Curahtakir, Bonari Untung, yang hadir menyaksikan pelaksanaan kegiatan.
Menurut Bonari, keterlibatan kepolisian dalam upaya pencegahan narkoba di tingkat desa diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh Polres Jember ini. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga, tetapi juga menjadi peringatan keras agar lingkungan kami bersih dari narkoba,” ungkapnya.
Bonari menambahkan, pemerintah desa siap bekerja sama dengan kepolisian untuk mendukung upaya pencegahan peredaran narkoba. Ia juga mengimbau warga agar tidak mengabaikan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Polres Jember kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan dugaan tindak pidana narkotika kepada pihak berwenang. Informasi dari masyarakat dinilai dapat membantu kepolisian melakukan penelusuran dan mengambil langkah sesuai prosedur hukum.
Upaya pencegahan peredaran narkoba, menurut kepolisian, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga warga.
Melalui operasi tersebut, Polres Jember berharap kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat dan lingkungan desa dapat terjaga dari ancaman penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.



Post Comment