Korban Tabrakan Outlander di Alun-Alun Surabaya Dikenang sebagai Sosok Pendiam dan Pekerja Keras
SURABAYA – RPK (25), korban meninggal dunia dalam kecelakaan di kawasan depan Alun-Alun Surabaya, Minggu (23/8/2026) dini hari, dikenang keluarga sebagai sosok pendiam, bertanggung jawab, dan pekerja keras.
RPK diketahui tinggal di Rumah Dinas TNI AL Wonosari. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
Jenazah RPK telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu siang. Keluarga juga menyatakan menyerahkan proses hukum terkait kecelakaan tersebut kepada pihak kepolisian.
Kakak korban berinisial RC mengatakan, sebelum kejadian, RPK sedang menjalankan pekerjaannya dalam sebuah kegiatan di kawasan Balai Pemuda, Surabaya.
Menurut RC, RPK bekerja di Wings dan saat itu tengah membereskan perlengkapan setelah kegiatan selesai. Ia kemudian memasukkan sejumlah peralatan ke dalam mobil pikap.
“Saudara saya kerja di Wings, saat itu lagi beres-beres booth acara event di Balai Pemuda. Acara sudah selesai, dia lagi masukin alat-alatnya ke mobil pikap,” ujar RC.
Saat melakukan aktivitas bongkar muat, RPK kemudian tertabrak Mitsubishi Outlander yang melaju di kawasan tersebut. Akibat benturan, korban mengalami luka berat dan harus dilarikan ke UGD RSUD dr Soetomo Surabaya.
RC mengenang adiknya sebagai pribadi yang tidak banyak bicara, tetapi bertanggung jawab dan memiliki semangat kerja tinggi.
“Dia tidak banyak bicara, pendiam, tapi saya tahu betul adik saya ini orang yang sangat baik,” kenang RC.
Menurut RC, RPK juga dikenal sebagai sosok yang gigih dalam bekerja. Kesibukan dalam pekerjaan bahkan membuatnya terkadang harus bekerja hingga berhari-hari ketika banyak kegiatan.
“Dia pekerja keras. Berangkat pagi, pulang pagi. Bahkan kadang sampai tidak pulang beberapa hari kalau lagi banyak event,” pungkasnya.
Kini, keluarga hanya dapat mengenang sosok RPK dan berharap proses hukum atas kecelakaan yang merenggut nyawanya dapat berjalan sesuai ketentuan.



Post Comment