Kamar Kos di Semolowaru Surabaya Terbakar Saat Penghuni Keluar Makan, Diduga Akibat Korsleting Listrik

SURABAYA, Infopol.news – Sebuah kamar kos khusus laki-laki di Jalan Semolowaru Tengah Gang 14 Nomor 23, Kota Surabaya, terbakar saat penghuninya sedang keluar mencari makan, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari bagian plafon.

Peristiwa tersebut menghanguskan satu kamar di lantai dua yang dihuni Bima, warga asal Babat, Kabupaten Lamongan.

Salah seorang penghuni kos, Boris, warga asal Jakarta, mengaku berada di lantai dua ketika insiden terjadi. Ia mendengar suara seperti ledakan sebelum mengetahui kobaran api berasal dari kamar di sebelahnya.

“Tiba-tiba saya mendengar suara seperti ledakan. Saat keluar kamar, saya melihat kamar sebelah sudah terbakar. Saya langsung berteriak memberi tahu penghuni lain kalau terjadi kebakaran,” ujar Boris.

Menurut Boris, saat api mulai membesar, penghuni kamar yang terbakar sedang tidak berada di lokasi. Tak lama kemudian, Bima datang setelah mendapat kabar dan langsung membuka pintu kamarnya untuk membantu proses pemadaman.

“Saya sempat menyelamatkan laptop dan barang berharga di kamar saya, kemudian ikut membantu memadamkan api,” katanya.

Boris menambahkan, api diduga berasal dari bagian plafon dan tidak sempat merambat ke kamar lainnya.

“Sumber api terlihat dari plafon. Dugaan sementara akibat korsleting listrik,” ujarnya.

Sementara itu, Bima mengaku saat kejadian dirinya sedang membeli makan di sekitar kos dan sempat mampir ke tempat temannya. Ia baru mengetahui kamarnya terbakar setelah menerima informasi dari grup WhatsApp penghuni kos.

“Saya tahu dari grup WhatsApp penghuni kos kalau kamar saya terbakar. Saya langsung pulang, membuka kamar, dan ikut memadamkan api,” kata Bima.

Bima menegaskan sebelum meninggalkan kamar seluruh peralatan listrik telah dimatikan, termasuk mencabut kabel dari sakelar listrik.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang milik korban, di antaranya sebuah laptop dan tempat tidur, dilaporkan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Post Comment