Gudang Ganja 5 Ton Digerebek BNN RI di Cerme Gresik, Pengawasan Wilayah Jadi Sorotan

GRESIK, Infopol.news – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan ganja milik jaringan narkotika internasional di kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7/2026).

Operasi berskala besar tersebut dipimpin langsung Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto dengan melibatkan jajaran BNN RI, BNN Provinsi Jawa Timur, Kepolisian, TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, serta instansi terkait lainnya.

Turut hadir dalam pengungkapan tersebut Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Budi Mulyanto, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Bagus Nugroho Tamtomo Putro, Kapolda Jawa Timur, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kapolres Gresik, serta Kepala Kejaksaan Negeri Gresik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, petugas berhasil mengamankan sekitar lima ton ganja yang tersimpan di dalam dua kontainer. Barang bukti tersebut diduga berasal dari jaringan peredaran narkotika lintas negara dan diduga akan didistribusikan ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Sejak pagi, kawasan pergudangan dijaga ketat aparat gabungan. Sejumlah kendaraan operasional milik BNN RI, Kepolisian, TNI, dan Bea Cukai berjajar di pintu masuk kawasan, sementara akses menuju gudang yang menjadi sasaran operasi dibatasi untuk kepentingan penyelidikan.

Pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan panjang Tim Pemberantasan BNN RI terhadap jaringan peredaran narkotika internasional yang diduga memanfaatkan gudang di kawasan Cerme sebagai tempat penyimpanan sementara sebelum barang haram tersebut diedarkan.

Selain menyita barang bukti dalam jumlah besar, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga berkaitan dengan aktivitas di gudang tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, BNN RI belum mengungkap secara resmi kronologi lengkap operasi, identitas para tersangka, maupun asal dan tujuan pengiriman ganja tersebut.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto dijadwalkan menyampaikan keterangan resmi dalam konferensi pers di lokasi penggerebekan untuk menjelaskan hasil operasi, jumlah barang bukti, identitas tersangka, serta jaringan yang terlibat dalam penyelundupan ganja tersebut.

Infopol.news masih menunggu rilis resmi BNN RI terkait hasil lengkap pengungkapan kasus narkotika berskala besar tersebut.

Post Comment