Pengurus KBPP Polri 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Wakapolri Dorong Lahirnya Generasi Berdaya Saing Global

JAKARTA, Infopol.news – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo resmi mengukuhkan Pengurus Pimpinan Pusat Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam memperkuat peran KBPP Polri sebagai organisasi keluarga besar Polri yang berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan masyarakat, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Ketua Umum KBPP Polri, AH Bimo Suryono, menjelaskan bahwa kepengurusan baru telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum, sehingga memiliki dasar hukum untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurut Bimo, kepengurusan kali ini dihuni oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, birokrat, pelaku usaha, hingga tokoh muda keluarga besar Polri. Keberagaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan menghadirkan inovasi dalam berbagai program organisasi.

“KBPP Polri ingin menjadi rumah bersama bagi putra-putri keluarga besar Polri untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengabdi. Kami berharap organisasi ini mampu menjadi wadah produktif bagi generasi muda dalam mendukung pembangunan nasional,” ujar Bimo.

Ia menambahkan, KBPP Polri akan memperkuat pendataan anggota hingga tingkat daerah serta membangun sinergi dengan berbagai satuan kerja Polri dan para pemangku kepentingan guna memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Wakapolri menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat kontribusi nyata organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), keamanan siber, hingga dinamika geopolitik global menuntut lahirnya sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

“Visi KBPP Polri sebagai organisasi yang berintegritas, profesional, modern, dan berlandaskan nilai-nilai Bhayangkara harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Dalam arahannya, Wakapolri juga memaparkan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian kepengurusan baru.

Pertama, memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga besar Polri melalui pengembangan UMKM, kewirausahaan, dan jejaring usaha yang berkelanjutan.

Kedua, membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta berbasis digital agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjangkau generasi muda.

Ketiga, meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, kemanusiaan, dan kolaborasi dengan jajaran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wakapolri menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal dengan mencetak generasi yang berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki kepedulian sosial, serta siap menjadi motor penggerak pembangunan nasional.

Ia juga mengajak seluruh pengurus KBPP Polri untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat budaya gotong royong, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap aktivitas organisasi.

“Jadikan pengukuhan ini sebagai awal pengabdian yang lebih besar. Mari kita bekerja bersama, memperkuat kolaborasi, menjaga integritas, dan menghadirkan karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Saya optimistis KBPP Polri akan semakin maju dan memberikan kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Wakapolri.

Post Comment