Kreafest 2026, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI untuk Perkuat Keamanan Publik
SURABAYA, INFOPOL.NEWS – Polda Jawa Timur mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana mendukung keamanan publik melalui penyelenggaraan Kreafest 2026 di Gedung Bidang Humas Polda Jatim, Surabaya, Kamis (25/6/2026).
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan perkembangan teknologi digital merupakan suatu keniscayaan yang harus disikapi secara bijaksana karena membawa dampak positif maupun negatif bagi masyarakat.
“Teknologi bisa membawa dampak positif maupun negatif. Karena itu, pemanfaatannya harus diarahkan pada hal-hal yang baik, yang mampu menghadirkan edukasi, inspirasi, dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Nanang Avianto saat pengumuman pemenang lomba Kreafest 2026.
Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar dalam menguasai teknologi digital sehingga perlu diberikan ruang untuk menyalurkan kreativitas melalui karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, lomba video berbasis AI yang digelar Polda Jawa Timur menjadi salah satu upaya untuk mendorong lahirnya konten kreatif yang mampu mendukung terciptanya ekosistem digital yang sehat.
“Kami menangkap peluang bahwa dunia Artificial Intelligence menjadi sesuatu yang sangat menarik bagi berbagai kalangan. Karena itu, kami memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kreativitasnya melalui karya-karya positif,” katanya.
Kapolda Jatim menilai kegiatan tersebut merupakan salah satu terobosan dalam pemanfaatan teknologi AI di lingkungan kepolisian daerah.
Di sisi lain, Irjen Pol. Nanang Avianto mengingatkan bahwa transformasi digital juga menghadirkan berbagai tantangan di ruang siber, mulai dari kejahatan digital, penyebaran hoaks, provokasi, hingga beredarnya konten negatif.
“Ancaman kejahatan digital, provokasi, penyebaran hoaks, hingga konten negatif menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap karya-karya berbasis AI dapat menjadi media edukasi yang mampu meningkatkan literasi digital sekaligus membantu mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di ruang siber.
“Melalui karya kreatif yang mengedukasi dan menginspirasi, kita bisa menangkal hoaks, mencegah penyebaran konten negatif, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menggelorakan semangat Jogo Jatim sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, situasi kamtibmas yang aman menjadi salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Jules Abraham Abast selaku Ketua Panitia Kreafest 2026 mengatakan kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Sebanyak 293 peserta mengikuti kompetisi dengan total 286 karya yang diterima panitia. Rinciannya, 109 peserta berasal dari kategori pelajar dan mahasiswa, sedangkan 177 peserta berasal dari kategori umum.
Menurut Jules Abraham Abast, tema “AI for Public Safety” dipilih untuk mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang memberikan kontribusi nyata terhadap keamanan publik.
Selain menjadi ajang kompetisi, Kreafest 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara kreator konten, komunitas kreatif, akademisi, media, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun ruang digital yang lebih sehat.
“Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk membangun sinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya keamanan dan ketertiban di ruang digital,” pungkasnya.


Post Comment