Kisah Haru di Depok, Bantuan Polri Bawa Kebahagiaan untuk Anak Disabilitas

DEPOK – Senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak penghuni Yayasan Rumah Piatu Muslimin Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Depok, saat menerima kunjungan dan bantuan sosial dari jajaran Polri, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Di balik bantuan yang disalurkan, tersimpan kisah haru tentang kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang selama ini hidup dan tumbuh di bawah asuhan para pengurus panti.

Wisma Tuna Ganda Palsigunung sendiri merupakan panti sosial yang telah berdiri sejak 1 Maret 1932. Hingga kini, panti tersebut merawat 25 anak dengan disabilitas ganda yang membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus.

Kepala Panti Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Kristanti, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Polri kepada anak-anak asuhnya.

“Ini luar biasa. Sebuah kejutan yang tidak akan kami lupakan. Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polri yang sudah berbagi kebahagiaan dengan anak-anak kami, baik yang berada di dalam maupun di luar Wisma Tuna Ganda,” ujar Kristanti.

Menurutnya, kepedulian semacam ini menjadi penyemangat bagi pengurus panti untuk terus merawat dan mendampingi anak-anak yang membutuhkan kasih sayang serta perhatian lebih.

Ia pun berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial tidak pernah berhenti.

“Jangan putus-putus untuk berbuat sebuah kebaikan. Karena masih banyak orang yang membutuhkan. Selain menjaga negara, kita juga bersama-sama menjaga amanah yang ada di dalamnya, yaitu masyarakat Indonesia,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Perawatan Wisma Tuna Ganda, Sidroh Nawati. Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan dan berharap hubungan baik dengan Polri dapat terus terjalin.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada jajaran Polri. Kami senang dan bahagia karena ada kegiatan bakti sosial di tempat kami, untuk anak-anak kami dan seluruh keluarga besar Wisma Tuna Ganda,” ungkapnya.

Menurut Wati, sapaan akrab Sidroh Nawati, merawat anak-anak berkebutuhan khusus bukanlah pekerjaan mudah. Namun dirinya bersama para pengasuh selalu berusaha memberikan kasih sayang layaknya keluarga sendiri.

“Untuk merawat anak-anak, kami melakukannya seperti mengurus keluarga, seperti mengurus anak-anak sendiri,” tuturnya.

Baginya, kebahagiaan terbesar adalah ketika anak-anak yang dirawat dalam kondisi sehat, ceria, dan merasa nyaman berada di lingkungan panti.

“Sukanya itu kalau anak-anak sehat, gembira, dan nyaman. Sedihnya kalau mereka sakit atau sedang rindu orang tuanya, tetapi orang tuanya belum bisa datang atau bahkan tidak peduli. Itu yang membuat kami sangat sedih,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi salah satu wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian bersama.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri berharap dapat terus hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi sesama.

Post Comment