Korsabhara Baharkam Polri Perkuat Sistem Pengamanan MRT Jakarta Jelang Re-Sertifikasi SMP
JAKARTA, INFOPOL.NEWS – Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus memperkuat sistem pengamanan objek vital nasional. Salah satunya melalui Workshop Security Risk Assessment (SRA) dan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang digelar bersama PT MRT Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang memasuki hari kedua tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gedung Administrasi Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan PT MRT Jakarta menghadapi agenda Re-Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Pada hari kedua pelaksanaan, peserta mendapatkan pendalaman materi teknis melalui presentasi hasil diskusi kelompok kerja serta evaluasi atau review pelaksanaan Security Risk Assessment (SRA) dari masing-masing unit kerja PT MRT Jakarta.
Ketua Tim Narasumber Workshop, Kombes Pol Yohannes Wong Niti Harto Negoro, S.I.K., menegaskan bahwa integrasi antara penilaian risiko dan sistem manajemen pengamanan merupakan elemen penting dalam menjaga kelancaran operasional transportasi publik.

“Melalui workshop hari kedua ini, kami melakukan review mendalam terhadap SRA di setiap unit kerja. Langkah ini sangat penting untuk memetakan kesiapan materiel maupun administrasi secara nyata, sehingga PT MRT Jakarta benar-benar siap dan matang dalam menghadapi agenda Re-Sertifikasi SMP dalam waktu dekat,” ujar Kombes Pol Yohannes Wong Niti Harto Negoro.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah perwira dan instruktur Polri, di antaranya Ipda Taruli Napitupulu, S.H., Ipda Arief Wahyudi Wibowo, S.H., serta Angelo M. Turang, S.E., M.Si.
Sementara dari pihak PT MRT Jakarta hadir Kepala Divisi Operation Safety, Security & Quality Panji Arum, Kepala Departemen Security Sari Tua Nababan, serta jajaran staf Direktorat Operasi.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi tambahan dari perwakilan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Herman Datu, yang memaparkan standar Sistem Keamanan Perkeretaapian di wilayah DKI Jakarta.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sebagai penutup, para peserta mengikuti post-test untuk mengukur tingkat pemahaman terhadap materi yang telah diberikan selama workshop berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Baharkam Polri berharap sinergi dengan pengelola objek vital nasional semakin kuat sehingga sistem pengamanan yang diterapkan mampu menjawab berbagai tantangan dan potensi risiko keamanan di masa mendatang.



Post Comment