Royal Garden Shanghai Viral, Kompleks Mewah yang Dikaitkan dengan Keluarga Konglomerat Indonesia
JAKARTA, INFOPOL.NEWS – Sebuah kompleks hunian supermewah bernama Royal Garden di kawasan Sheshan, Shanghai, China, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul klaim bahwa properti tersebut memiliki keterkaitan dengan keluarga konglomerat asal Indonesia.
Kompleks yang dikenal dengan nama Shanghai Sheshan Royal Garden itu disebut memiliki berbagai fasilitas eksklusif, mulai dari beberapa bangunan utama dengan desain arsitektur berbeda, kolam renang, danau buatan, hingga helipad pribadi. Berbagai unggahan di media sosial menyebut nilai properti tersebut mencapai miliaran yuan dan masuk dalam kategori hunian pribadi paling mewah di China.
Nama yang paling sering dikaitkan dengan kepemilikan kompleks tersebut adalah keluarga pendiri Sinar Mas Group, khususnya Teguh Ganda Widjaja yang dalam sejumlah publikasi Tiongkok disebut dengan nama Huang Zhiyuan. Namun hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi yang dapat mengonfirmasi kepemilikan pribadi atas kompleks tersebut.
Informasi yang beredar juga menunjukkan adanya perbedaan data mengenai luas kawasan maupun nilai properti. Beberapa sumber menyebut nilai Royal Garden sekitar 17 miliar yuan, sementara sumber lain menyebut angka yang jauh lebih besar. Karena itu, informasi mengenai valuasi dan kepemilikan masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
Terlepas dari polemik tersebut, keluarga Widjaja memang dikenal sebagai salah satu investor asing yang memiliki jejak bisnis panjang di China melalui berbagai sektor industri, termasuk pulp dan kertas. Investasi kelompok usaha tersebut telah berkembang di berbagai wilayah China selama beberapa dekade terakhir.
Viralnya Royal Garden menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap aset-aset mewah yang dikaitkan dengan tokoh bisnis Asia Tenggara. Namun hingga ada konfirmasi resmi dari pihak terkait, informasi mengenai kepemilikan kompleks tersebut masih perlu disikapi secara hati-hati dan tidak dapat dianggap sebagai fakta yang telah terverifikasi sepenuhnya.
Dikutip dari Media Pikiran Rakyat
Wartawan: Antok



Post Comment