Turnamen Domino di Pendopo Agung Malang Jadi Ajang Asah Strategi dan Pererat Kebersamaan

MALANG, Infopol.news – Pendopo Agung Kabupaten Malang dipenuhi ratusan peserta dalam Turnamen Domino yang digelar Sabtu (16/5/2026) pagi. Kegiatan yang diikuti hampir 270 peserta tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan mengasah kemampuan berpikir strategis masyarakat.

Turnamen tersebut dihadiri langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., bersama Ketua DPRD Kota Malang, jajaran Forkopimda Malang Raya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Malang, CEO Tugu Jatim, KONI Kota Malang, panitia, serta para sponsor.

Kegiatan itu diinisiasi oleh CEO Times Indonesia, Gus Ainun, sebagai wadah memperkuat kebersamaan melalui permainan domino atau gaple yang dikenal dekat dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, permainan domino tidak sekadar hiburan, melainkan juga dapat melatih kemampuan kognitif dan menjaga keseimbangan fungsi otak.

“Permainan domino bisa melatih kemampuan berpikir dan membantu menjaga keseimbangan otak kiri dan kanan, sehingga baik untuk mengasah daya ingat dan konsentrasi,” ujar Budiar Anwar.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat bermain gaple. Menurutnya, salah satu unsur penting dalam permainan tersebut adalah kemampuan membaca situasi dan insting untuk menentukan langkah.

“Pada dasarnya permainan gaple memiliki unsur yang tidak dimiliki setiap orang, yakni insting untuk memenangkan permainan,” katanya.

Selain menonjolkan unsur strategi, panitia juga menekankan pentingnya sportivitas selama pertandingan berlangsung. Peserta diingatkan untuk menjunjung kejujuran dan menghindari segala bentuk kecurangan agar kompetisi berjalan sehat dan fair.

Budiar Anwar menegaskan Pemerintah Kabupaten Malang mendukung penuh kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan membangun kebersamaan.

“Bupati Malang juga berpesan agar fasilitas pemerintah bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan yang mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” tegasnya.

Melihat tingginya antusiasme peserta, muncul harapan agar turnamen domino dapat menjadi agenda rutin bahkan dipertandingkan secara resmi dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Malang.

Melalui kegiatan tersebut, turnamen domino diharapkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga memperkuat harmoni sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Malang.

Post Comment