Siswi SMK di Tulungagung Dievakuasi Lewat Balkon Lantai Dua Usai Mendadak Tak Bisa Bergerak

TULUNGAGUNG, Infopol.news – Seorang siswi SMK di Kabupaten Tulungagung harus dievakuasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) melalui balkon lantai dua bangunan setelah mendadak tidak bisa menggerakkan tubuhnya saat menjalani praktik kerja lapangan (PKL), Senin malam (11/5/2026).

Korban diketahui berinisial SKA, siswi kelas 11 SMK Sore Tulungagung asal Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat. Saat kejadian, korban sedang berada di kantor penyedia layanan internet di Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, tempat dirinya menjalani kegiatan PKL.

Peristiwa bermula ketika korban hendak mengambil tas miliknya di lantai dua usai menyelesaikan aktivitas lapangan. Namun secara tiba-tiba korban mengeluh sakit hebat di bagian punggung hingga tidak mampu bergerak.

“Korban sempat merunduk mengambil barang, lalu tiba-tiba punggungnya terasa sakit dan tidak bisa digerakkan. Korban mengaku seperti ada yang terjepit di bagian punggung,” ujar Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono.

Rekan-rekan korban yang panik kemudian meminta bantuan Damkar Kabupaten Tulungagung karena akses tangga menuju lantai bawah dinilai terlalu sempit dan berisiko untuk proses evakuasi.

Setelah melakukan pengecekan lokasi, petugas akhirnya memutuskan mengevakuasi korban melalui balkon luar lantai dua menggunakan tandu basket.

“Kalau dipaksakan lewat tangga justru dikhawatirkan memperparah kondisi korban. Akhirnya diputuskan lewat balkon agar lebih aman,” jelas Iwan.

Dalam proses evakuasi tersebut, tubuh korban diikat menggunakan pengaman khusus untuk menghindari pergeseran saat diturunkan dari lantai dua menuju halaman bawah bangunan.

Meski terlihat menahan rasa sakit, korban dilaporkan tetap dalam kondisi sadar selama proses penyelamatan berlangsung.

“Evakuasinya cukup sulit karena posisi korban di lantai atas dengan akses terbatas. Prioritas kami memastikan korban aman saat diturunkan,” tambahnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD dr Karneni Tulungagung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, Humas RSUD dr Karneni, Hendra Ivan mengatakan kondisi korban saat ini sudah stabil dan masih menjalani observasi tim medis.

“Pasien datang dengan keluhan nyeri hebat. Saat ini kondisinya sudah stabil dan masih dalam penanganan medis,” pungkasnya.

Post Comment