Atas Tindak KDRT Karyawan RS Dr. Soetomo Dituntut 2 Bulan Penjara

  • Jumat, 07-Juni-2024 (11:07) HukRim supereditor

    SURABAYA || Infopol.news – Dedy Kurniawan, seorang karyawan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Dr. Soetomo Surabaya, yang bertempat tinggal di Jalan Mojo 3E/30, Surabaya. Dihadapkan pada tuntutan hukuman penjara selama 2 (dua) bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anuwibo,SH.MH dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Tuntutan ini diberikan atas perbuatannya yang terbukti melanggar hukum dengan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Ika Agustina Kriswanti di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (6/6/24).

    Menurut Damang Anuwibo, Dedy Kurniawan terbukti bersalah atas tindakan KDRT seperti yang diatur dalam Pasal 44 ayat (1) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 terhadap istrinya, Ika Agustina Kriswanti, Ika Agustin mengalami cedera fisik berupa memar pada bagian pipi kiri dan kanan, luka robek berdarah di bibir bagian atas, serta memar pada lengan kanan dan kiri dengan bekas tangan yang nampak jelas.

    “Saya mengajukan tuntutan pidana selama dua bulan penjara kepada terdakwa,” ungkap JPU Damang di ruang Kartika 2, PN Surabaya.

    Menanggapi tuntutan ini, Dedy Kurniawan berencana untuk menyampaikan pembelaannya atau pleidoi secara tertulis.

    “Saya akan mengajukan secara tertulis,” ujarnya.

    Seperti diketahui, peristiwa KDRT yang dialami oleh Ika Agustina Kriswanti oleh suaminya Dedy Kurniawan dipicu oleh perdebatan antara keduanya mengenai biaya pendidikan anak mereka yang akan memasuki Taman Kanak-kanak (TK). Tidak dapat mengendalikan amarahnya, Dedy mendorong Ika sehingga ia jatuh terduduk pada kasur. Saat Ika tengah terjatuh dengan tangan disilangkan di dada oleh Dedy, inilah saat Dedy mulai menamparnya sebanyak dua kali di wajah. Ika yang berusaha melawan dan meminta pertolongan semakin terhambat ketika Dedy membekap mulutnya.

    Permasalahan yang berkaitan dengan biaya sekolah anak ini mendorong Dedy untuk menampar Ika dua kali di pipinya. Pada waktu itu, Ika Agustina Kriswanti merasakan sakit besar saat Dedy menyilangkan tangannya di dada Ika dan menekan mulutnya dengan tangan kanannya. Situasi tersebut kemudian berubah ketika pembantu rumah tangga mereka datang, berusaha melerai perkelahian, dan memberitahu Dedy agar melepaskan pegangannya dari Ika. Akibat insiden tersebut, saksi Ika Agustina Kriswanti menderita luka berupa memar di pipi kiri dan kanannya, luka robek di bibir bagian atas yang berdarah, serta memar pada lengan kanan dan kirinya dengan bekas tangan yang jelas.

    Insiden tersebut terjadi pada tanggal 22 Juni 2023 di pukul 14.30 di kediaman mereka di Jalan Mojo 3E/30E Surabaya. Berdasarkan kejadiannya, terdakwa Dedy Kurniawan, yang bekerja di RS Dr. Soetomo Surabaya sebagai karyawan dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), telah terbukti melanggar Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (Har)

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi