Aklamasi! Wibisono Pimpin Perbakin Jatim 2026–2030, Bidik Kebangkitan Prestasi Menuju PON
SURABAYA, INFOPOL.NEWS – Wibisono Poespitohadi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Jawa Timur periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Perbakin Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Rabu (17/6/2026).
Terpilihnya Wibisono menjadi tonggak baru bagi Perbakin Jawa Timur dalam upaya mengembalikan kejayaan olahraga menembak di tingkat nasional. Ia menegaskan akan fokus pada penguatan organisasi, pembinaan atlet berbasis sport science, serta persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Musprov VIII dihadiri oleh perwakilan pengurus kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Tercatat sebanyak 33 pengurus daerah hadir dan mengikuti seluruh rangkaian persidangan sehingga memenuhi syarat kuorum dan seluruh agenda dapat dilaksanakan secara sah sesuai ketentuan organisasi.
Pimpinan Sidang Tetap Musprov VIII Perbakin Jawa Timur, Lik Artono, menyampaikan bahwa seluruh tahapan persidangan berjalan lancar sesuai tata tertib yang telah disepakati.
“Musprov telah memenuhi syarat kuorum. Seluruh agenda yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dan diselesaikan sesuai mekanisme organisasi,” ujar Lik Artono.
Pada sidang pleno pertama, peserta mengesahkan agenda acara dan tata tertib Musprov. Selanjutnya forum menetapkan pimpinan sidang tetap yang terdiri dari Lik Artono sebagai Ketua Sidang, Umar Muchammad Ba’bdullah sebagai Wakil Ketua Sidang, serta Dedy Tjahyo Poernomo, Agus Budi Hartono, dan Purwandoko sebagai anggota sidang.
Sidang pleno kedua dilanjutkan dengan pembahasan serta pengesahan laporan pertanggungjawaban Pengurus Provinsi Perbakin Jawa Timur periode 2023–2026. Dengan disahkannya laporan tersebut, kepengurusan sebelumnya resmi dinyatakan demisioner.
Dalam proses pencalonan ketua umum, hasil verifikasi administrasi menunjukkan hanya satu nama yang memenuhi seluruh persyaratan, yakni Wibisono Poespitohadi dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Perbakin Nomor 3970/13/TS/2025.
Karena menjadi satu-satunya calon yang memenuhi syarat, seluruh peserta Musprov secara bulat menyetujui penetapan Wibisono sebagai Ketua Umum Pengprov Perbakin Jawa Timur periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.
“Berdasarkan hasil verifikasi dan persetujuan peserta Musprov, saudara Wibisono Poespitohadi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengprov Perbakin Jawa Timur periode 2026–2030,” kata Lik Artono saat membacakan keputusan forum.
Selain menetapkan ketua umum baru, forum juga memberikan mandat kepada Wibisono untuk menyusun kepengurusan Pengprov Perbakin Jawa Timur periode 2026–2030 bersama tim formatur yang terdiri dari William Marthen R. Banua dan Umar Muchammad Ba’bdullah.
Usai terpilih, Wibisono menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar untuk mengembalikan kejayaan olahraga menembak Jawa Timur.
“Ini bukan kemenangan pribadi. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk membawa Perbakin Jawa Timur kembali berjaya dan menjadi kekuatan utama olahraga menembak nasional,” ujarnya.
Menurut Wibisono, Jawa Timur memiliki modal besar untuk kembali bersaing di level tertinggi. Saat ini terdapat 38 pengurus kabupaten dan kota yang menjadi basis pembinaan atlet menembak di berbagai daerah.
“Jawa Timur memiliki lumbung talenta yang sangat besar. Potensi ini harus dikelola secara terstruktur dan merata agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa Jawa Timur pernah mencatatkan prestasi gemilang pada PON XVIII tahun 2012 dengan meraih 13 medali, terdiri atas sembilan emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Meski demikian, persaingan antar daerah kini semakin ketat. Karena itu, konsolidasi organisasi, peningkatan kualitas pembinaan, serta penerapan pendekatan sport science akan menjadi prioritas utama kepengurusannya.
“Target kami bukan hanya kembali menjadi juara nasional, tetapi juga melahirkan atlet-atlet berkelas dunia yang mampu mengharumkan nama Indonesia,” tegas Wibisono.
Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyambut positif kepemimpinan baru tersebut. Menurutnya, Perbakin merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar menyumbang prestasi bagi Jawa Timur pada PON mendatang.
“Kami sudah mulai mengidentifikasi nomor-nomor yang akan dipertandingkan. Prinsipnya, Jawa Timur akan berusaha mengikuti seluruh nomor yang ditetapkan PB PON,” kata Nabil.
Sementara itu, Ketua Umum Perbakin Jawa Timur periode sebelumnya, Istu Hari Subagio, menilai Musprov VIII menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus persiapan menghadapi PON di Nusa Tenggara Barat.
“Perbakin lahir di Jawa Timur. Itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh atlet dan pengurus untuk mengembalikan kejayaan olahraga menembak Jawa Timur,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Musprov VIII, Perbakin Jawa Timur resmi memasuki era kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Wibisono Poespitohadi, dengan harapan mampu mengembalikan Jawa Timur sebagai salah satu barometer olahraga menembak nasional.



Post Comment