Polda Jatim Rotasi Ratusan Personel, Delapan Kapolsek di Surabaya Berganti Jabatan
Surabaya, Infopol.news – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap ratusan perwira pertama (pama) dan bintara. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor ST/1579/XII/KEP/2025 yang diterbitkan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto.
Dalam surat tersebut, tercatat delapan Kapolsek di jajaran Polrestabes Surabaya mengalami pergantian jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Kapolsek Bubutan Kompol Vonny Farizky dimutasi menjadi Kanit III Subdit III Ditreskrimsus Polda Jatim. Posisinya digantikan Kompol Sandi Putra, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Lakarsantri. Sementara jabatan Kapolsek Lakarsantri kini diemban Kompol Imam Solikhin, sebelumnya Kasubbagkerma Bagops Polrestabes Surabaya.
Kapolsek Sawahan Kompol Kiki Tyas Titisari mendapat penugasan baru sebagai Kasubbagrenmin Ditlantas Polda Jatim. Jabatan Kapolsek Sawahan selanjutnya diisi Kompol Muljono, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota.
Perubahan juga terjadi di wilayah Tandes. AKP Julkifli Sinaga dimutasi sebagai Kapolsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Jabatan Kapolsek Tandes kini dipercayakan kepada Kompol Aspul Bhakti, sebelumnya Kasubbagdalprogar Polrestabes Surabaya.
Sementara itu, Kapolsek Wonokromo Kompol Hegy Renanta Koswara dimutasi sebagai Analis Kebijakan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim. Posisi Kapolsek Wonokromo kini diisi Kompol Eko Aprianto, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tambaksari. Jabatan Kapolsek Tambaksari selanjutnya dipercayakan kepada Kompol Didik Tri Wahyudi, sebelumnya Kasubbag Faskon Baglog Polrestabes Surabaya.
Selain di Surabaya, mutasi juga terjadi di jajaran polres wilayah. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Iptu Yoyok Hardianto dimutasi menjadi Kasatresnarkoba Polres Pamekasan. Sedangkan Kasatreskrim Polres Malang Kota Kompol Muhammad Sholeh dipercaya menjabat sebagai Kasikorwas PPNS Ditreskrimsus Polda Jatim.
Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya mutasi tersebut. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi kepolisian.
“Mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam suatu organisasi, termasuk di Polda Jawa Timur,” ujarnya.
Menurut Abast, mutasi bertujuan untuk penyegaran, pembinaan karier, serta peningkatan profesionalisme dan kompetensi personel. Ia berharap para personel yang dimutasi dapat mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Diharapkan personel yang mendapat amanah baru dapat meningkatkan kinerja dan menghadapi tantangan tugas ke depan demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.



Post Comment