Ungkap Kasus Paksi, Polres Lumajang inilah Kronologinya

0
66

Infopol.new || LUMAJANG – Tim Cobra Polres Lumajang konferensi Pers pelaku Paksi ( 28 th) warga Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang yang merupakan pencuri handphone warga sekaligus menggunakannya untuk menipu orang lain dengan memanfaatkan nomor telpon korban untuk memperdaya teman-teman korban. Tersangka ditangkap oleh Tim Cobra Polres Lumajang pada tanggal 16 Juni 2019 silam, Jum’at ( 5/07/2019)

Dalam penggrebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan berbagai barang curian, diantaranya adalah 1 laptop merk Lenovo warna hitam, 3 buah handphone dengan rincian 1 buah Oppo, 1 buah Nokia dan 1 buah Samsung J2 Prime.

Dalam pengakuan nya terhadap Kapolres, ia sudah sering kali melakukan tindak pencurian. Bahkan yang terakhir, ia mencuri di rumah seseorang yang tak ia kenali siang hari. Tersangka mengaku melihat pintu depan rumah korban terbuka, sehingga ia pun langsung masuk dan mengambil Hp saat diletakan di ruang tengah serta Hp lain yang berada di kamar korban. Seusai melakukan aksinya, iapun langsung pulang ke rumahnya. ia menjalankan aksinya dengan masuk rumah korban hanya sekitar 2 menit.

Tak sampai disitu, sesampai di rumah tersangka langsung melepas simcard dari korban dan memindahkan nya ke hp pelaku. Ia menghubungi kerabat dari korban yang mana nomer hp tersebut didapat dari simcard korban. Dengan berpura pura sakit typus, tersangka pun berhasil mengelabuhi 2 orang korban dengan masing masing kerugian sebesar Rp. 300.000,00

Seusai kegiatan Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan selain menjalankan proses hukum, pihaknya akan melakukan rehabilitasi terhadap pelaku. “Meskipun tersangka sering kali melakukan pencurian di wilayah tersebut, namun sebenarnya warga Kecamatan Klakah mengenal pelaku sosok yang dikasihani. Sejak kecil ia sudah yatim piatu, sehingga banyak warga yang iba melihat kondisinya. Namun hal tersebut tak membuat dirinya sadar, dan bahkan ia sering melakukan pencurian di daerahnya. Disamping tetap menjalankan proses hukum yang berlaku, saya akan menasehati pelaku agar tak lagi suka mencuri. karena pada dasarnya, masyarakat sekitar sayang dengan dia” terang Arsal.

AKP Hasran Cobra yang juga mendampingi Kapolres mengatakan pelaku sudah berulang kali terpergok warga atas kelakuan pencurian tersebut. “Warga sampai resah setiap kali melihat pelaku, karena takut ada barang-barang yang hilang setelahnya. tersangka dapat dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan karena memasuki rumah orang lain tanpa ijin dan melakukan pencurian. ancaman pidana pelaku maksimal 9 tahun” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.( hnd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here