Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur, Mantan Residivis tindak pidana pembunuhan

0
27

Surabaya || Infopol.news – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Amankan A.S, ( 54 ) tahun, Warga Dukuh Bulak Banteng Surabaya, Pada tahun 1988 silam tersangka pernah dihukum dan divonis selama 11 tahun di pengadilan negeri Sampang akibat tindak pidana pembunuhan yang melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, akhirnya  ditangkap pihak kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak, pada 12 Juni 2019 sekira pukul 12.00 WIB. di Rumah Kontrakannya Jalan Dukuh Bulak Banteng Surabaya.

Hal tersebut diungkapkan AKBP Antonius Agus Rahmanto,Sik, Msi.
Kapolres Pelabuhan Tg.Perak kepada wartawan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,Saat Conferensi Pers, Jum’at (14/6/19).

“Ini merupakan informasi dari masyarakat, terbukti  A.S pelaku pencabulan terhadap anak masih dibawah umur,”ungkap Antonius.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari pelaku A.S yang pernah dihukum dan divonis selama 11 tahun di pengadilan negeri Sampang akibat tindak pidana pembunuhan ini melakukan Pencabulan terhadap anak dibawah umur yang masih tetangganya Sendiri.

Seiring berjalannya waktu A.S yang merupakan tetangga korban telah melakukan tindakan pencabulan terhadap saudari SNA yaitu dengan cara melepas celana dan celana dalam korban kemudian menggesek-gesekkan alat vital tersangka pada kemaluan korban

Kronologi  berawal Pada hari Rabu tanggal 12 Juni 2019 sekira pukul 12.00 WIB saat itu saudari Sna datang ke rumah kontrakan tersangka di Jalan Perumahan Bulak Banteng Baru Surabaya untuk membeli es kemudian tersangka menarik dan mengajak saudari SNA untuk masuk ke dalam kamar dan kemudian tersangka langsung mencium saudari SNA di bagian tubuhnya sebanyak 1 kali setelah itu membuka celana korban di mana sebelumnya tersangka memberikan uang kepada korban.

Untuk melakukan hal yang sama tersangka mengancam apabila tidak mau melakukan akan memberitahukan kepada orang tuanya yang mana tersangka juga sebelumnya telah melakukan perbuatan yang serupa sebanyak 4 kali pada korban setelah itu sekitar pukul 13.00 WIB Orang tua ( korban ) Ocena bersama beberapa warga datang ke rumah tersangka untuk menuntut pertanggungjawaban atas perbuatan tersangka terhadap SNA ( korban ) dan kemudian tersangka di bawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak oleh keluarga saudari SMA,” Paparnya.

Menurut hasil identifikasi, lanjut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelaku melakukan pencabulan terhadap korban SNA (16 ) hingga berkali – kali. Karena ketakutan korban tidak bisa melawan.

Atas perbuatannya, A.S dijerat Pasal 81,Pencabulan pasal yang disangkakan pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak ancaman hukuman pidana selama – lamanya 15 tahun.( HND ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here