Nenek Niah, Hidup Ini Perjuangan

0
479
Foto Nenek Niah Saat Berjualan Rujak

INFOPOL.NEWS | Surabaya – Hidup dalam keterbatasan seringkali menjadi pemacu semangat seseorang untuk memperjuangkan hidupnya, Untuk sekadar berjuang menyambung hidup, usia memang tak bisa membatasi dan membentengi seseorang. Begitulah yang digambarkan oleh Nenek Niah, wanita tua tersebut pantang menyerah untuk memperdagangkan Rujak yaitu jual Rujak dengan harga Rp 10.000 demi menjaga kelangsungan hidupnya.

Hidup di tengah kota besar, tidak pula menjadi jaminan bagi seseorang untuk hidup nyaman dan damai. Nenek Niah yang tinggal di kota Surabaya pun seakan luput dari cerita indah kota Surabaya. Ia tetap menjadi seorang nenek pekerja keras tanpa meminta belas kasihan dari orang atas beban hidupnya. Atas kerasnya beban hidup Nenek Niah ini, ia justru semakin terpacu untuk mempertahankan hidupnya bersama suaminya meski usia rentanya bisa saja menjadikan dirinya lemah tak berdaya.

Foto Perempuan Usia Lanjut Tak Pantang Menyerah

Menurut akun facebook Andika Ceo Mentor, setiap hari nenek Niah berjualan rujak di depan toko JL. KH. Mas Mansur 66 surabaya ( sebelah kanan sebelum belokan ke arah jL. Sasak ) Usianya yang telah menginjak lebih dari 95 tahun ini membuatnya berjalan tertatih-tatih dengan perlahan bahkan nenek niah sudah tidak dapat berjalan dengan tegak lagi.

Foto Nenek Niah Walau Usia Lanjut Tak Kenal Lelah

Dalam keterangan foto yang diunggah Andika ceo mentor tersebut, dia juga menjelaskan bahwa setiap hujan, kawasan yang biasa dilewati nenek niah untuk berjualan tersebut seringkali banjir sehingga tentu saja akan menyulitkan dia dalam berjualan.

Andika juga menghimbau bagi siapa saja yang melintasi kawasan tersebut dan melihat nenek Niah atau melewati tempat dagangan nenekl Niah di daerah KH. Mansyur Surabaya setidaknya bisa membeli Rujak Nenek Niah hanya untuk sekedar sedikit memberinya rejeki dan meringankan beban hidupnya.

Semangat nenek Niah ini benar-benar patut diacungi jempol! Tidak pernah menyerah walau hidup dalam keterbatasan. Dan lagi, Nenek niah tak juga menjadi peminta-minta dijalanan hanya demi sesuap nasi. Ia lebih memilih menjajakan dagangan Rujak Cingurnya demi merajut hidupnya di masa senjanya.( han )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here