Modus Baru Pelaku Pengedar Narkoba di Bekuk Satnarkoba Polres Bangkalan

0
89

Bangkalan || infopol.news – Unit opsnal Satnarkoba Polres Bangkalan menangkap Satu pengedar narkoba jenis sabu seberat 127,6 gram.

Kasat Reserse Narkoba Polres Bangkalan AKP Soekris Trihartono, S.Sos mengatakan, Satu orang yang ditangkap bernama Muhaimin ( 45 ) tahun pada Kamis (11/7/19) siang pukul 12.00 Wib.

“Tersangka Muhaimin diamankan di kampung agung Dusun Langkap kecamatan Burneh bangkalan tempat tinggalnya sendiri,” Ucap Soekris Saat Konferensi Pers ,Senin (15/7/19) siang.

Dari penangkapan ini, Anggota Satnarkoba polres bangkalan melakukan pengembangan selama dua Minggu alhasil menemukan kediaman Muhaimin di Kampung  Agung Dusun Langkap kecamatan Burneh bangkalan.

Tak lama kemudian, polisi mendatangi rumah pelaku dan mengamankan tersangka beserta barang bukti.

Saat mendatangi kediaman Muhaimin, Anggota polisi melakukan penggeledahan dan menemukan 127,6 gram barang haram tersebut.

” Sementara itu Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan, S.Sos mengatakan Tersangka mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Bangkalan dan sekitarnya Sejak lima Bulan lalu dan Sebelumnya tersangka merupakan residivis pada tahun 2018 lalu pernah ditahan selama 6 tahun lebih dua bulan dengan kasus yang sama dialami saat ini diamankan polres Bangkalan,” ujarnya.

Dalam mengedarkan sabu, tersangka ini sangat unik sekali sebab tersangka tidak menggunakan alat komunikasi apapun, tersangka hanya menunggu pelangganya datang saat mengambil barang haram tersebut.

Bahkan tersangka juga tidak menggunakan motor saat mengantar sabu, melainkan dengan jalan kaki untuk mengantar ke pemesanya dan tersangka mengaku dikendalikan orang lain yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari salah satu bandar yang sekarang masih dalam pengejaran aparat kepolisian, tersangka mengaku mendapatkan keuntungan Rp 200.000 per gram dalam setiap melakukan pengiriman.

“Apabila barang bukti tersebut beredar, maka berpotensi merusak 10.500 orang,” ujar Hendy .

Akibat perbuatannya, Tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2), Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup dan denda sebesar Rp 10 miliar. ( HND).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here