Komplotan Begal Bangkalan Berhasil Di Ringkus Satreskrim Polres Bangkalan

0
90

Bangkalan || Infopol.news – Komplotan curanmor asal Bangkalan melakukan aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kampus UTM Trunojoyo Bangkalan, kini berhasil diamankan jajaran Satresrim Polres Bangkalan dan Buser Polres Bangkalan .

Komplotan Curanmor Heru CS yang dikenal sadis ini tak segan melukai korbannya jika berteriak memanggil warga atau melakukan perlawanan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Barung Mangera didampingi Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan menjelaskan, bahwa komplotan Heru CS berhasil diungkap atas laporan beberapa korban salah satunya bernama Dian Mahasiswa UTM Bangkalan terjadi pada tanggal 12 Mei 2019 lalu.

“Tim Buser lalu mendalami laporan korban, sejak akhir Mei pelaku atas nama Heru (25) dikenal lihai dan licin saat akan ditangkap,” papar Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan saat konferensi Pers di Mapolres Bangkalan, Selasa ( 16/7/19).

Foto Dua Korban Mahasiswa dan Mahasiswi UTM Trunojoyo Bangkalan

Terhitung mulai tanggal 15 Juli 2019 pukul 02.00 wib, anggota reskrim polres Bangkalan yang dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Bangkalan melakukan penangkapan terhadap Moh Sihon ( penadah ) yang di duga telah membeli motor hasil kejahatan milik Heru Irawan bin Mustar ( eksekutor ).

Dari hasil interogasi kepada Moh Sihon, menyebutkan dua nama pelaku lainnya, yang merupakan komplotan Heru.

Lalu tim bergerak ke ds.tanjung bumi kec. Tanjung bumi kab. Bangkalan tempat persembunyian komplotan Heru CS sekitar pukul 04.30 wib, menangkap dua pelaku Berinsial Sudi dan Dofir, terangnya.

Dari pengakuan Heru dan sinol,menyebutkan telah beraksi melakukan begal dan pencurian motor, sebanyak 4 TKP.

“ komplotan Heru ini melakukan aksinya di seluruh kecamatan Wilayah Kabupaten Bangkalan. Untuk modusnya begal saat itu terjadi pada 11 Mei 2019 pukul 11.40 wib, tepatnya dijalan raya menuju exit tol Suramadu dusun moorkepex kec Lanang kab.bangkalan, korban Insial D mahasiswa UTM asal Gresik.

” Saat itu korban dari arah UTM bangkalan hendak akan Pulang menuju jl jengkok Suramadu melewati moorkepek, korban mendengar suara motor mendekati korban saat akan menoleh korban langsung dibacok mengenai bahu korban oleh pelaku dengan senjata tajam hingga terjatuh, pada saat terjatuh tersebut korban hendak mengambil kunci motor namun pelaku tetap membacok pelaku dan mengambil motor miliknya lalu melarikan diri,” terangnya.

Tim juga berhasil mengamankan 8 ( delapan ) unit kendaraan bermotor hasil kejahatan, belasan STNK dan senjata tajam jenis Celurit. .

“Saat ini tim masih memburu Dua pelaku lainnya, yang merupakan satu komplotan curanmor grup Heru. Kedua pelaku yang DPO yakni
Hanan dan sinol asal dan Galis Bangkalan,” jelasnya.

Para pelaku ini, biasanya mengincar kendaraan roda dua jenis matic.

“Kebanyakan jenis matic seperti Honda beat, Vario. Untuk jenis bebek biasanya jenis honda Supra x,” paparnya. Para pelaku mengakui sepeda motor hasil pencurian tersebut, di jual seharga Rp. 2.500.000,- kepada Moh. Sihon.

“Untuk penadahnya sudah tertangkap atas nama Sihon dan dua orang pelaku lainnya berstatus DPO yakni Hanan dan Sinol,” terangnya.

Motif dari para pelaku ini ekonomi. Dimana hasil penjualan motor curian dibagi.

“ Heru sebagai pemimpin Sekaligus Exekutor ini mendapat bagian dari penjualan motor sebesar Rp 900.000,” jelasnya.

Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman diatas 10tahun penjara.

“Sedangkan untuk penadah kendaraan, kita jerat pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya.( HND ).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here