Diduga Oknum Pengelolah atau Koordinator Sentra Kuliner Urip Sumoharjo Langgar Perwali nomor 78 tahun 2016

  • Selasa, 20-April-2021 (14:18) Info Layanan admin123

    Surabaya , Infopol.news - Diduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 12016 yang menaungi Sentra Kuliner dikawasan kota Surabaya.


    Dugaan Indikasi perbuatan melawan hukum menyangkut para pedagang pemilik atau  pengguna Stand yang seharusnya kita bantu bukan mengambil keuntungan dari mereka.

     


    Menurut inisial (AS) seorang pedagang yang menyewa stand no13 untuk berjualan di Sentra Kuliner Jl.Urip Sumoharjo . 


    Dengan persyartan harus membayar sekali selama Enam Bulan dengan biaya sebesar Rp 1.800.000 . " Maaf tetapi saya hanya memberi DP Rp. 500.000 beberapa hari kemudian saya lunasi dan itu juga tertulis di Kwitansi Pembayaran pelunasan Rp.1800.000 sayang kwitansi tidak di berikan akan tetapi di foto dan dikirimkan lewat hp Saya ", ujar AS

     

    Dalam kwitansi tertulis menerangkan pembayaran sebesar Rp.1.800.000,- berkisar waktu diantara bulan Januari sampai dengan Bulan Juni dengan ukuran stand 1,5×2 meter.

     

     Dan untuk penerangan listrik , PDAM dan SKRD , termasuk kebersihan kewajiban kita pedagang membayar setiap bulannya .

     

    Hanya satu bulan (AS) berjualan setelah itu jatuh sakit tidak bisa  berjualan lagi , tetapi dia tetap berkomunikasi pada pengurus atau pengelola sentra Kuliner,  setelah sembuh (AS) ingin berjualan lagi mengingat masih ada masa tempo sewanya ketika akan membersihkan  kiosnya di kuliner (AS) kaget ternyata kios  yang di sewa (AS) sudah ditempati atau dipindah tangankan ke orang lain tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


    Lantaran masa kontra masih ada sampai bulan Juni (AS) tidak terima Karena masih ingin  berjualan di Stand no.13 yang dia sewa, ujarnya. 


    Sementara pihak dinas Koperasi saat di konfirmasi Syaifudin staf Dinas koperasi menyampaikan tidakan tersebut salah dan menyalahi aturan, namun dalam hal ini kita akan menyelesaikan dan  menindak lanjuti dan ini masih dirapatkan.

    Karena dalam aturan dinas koperasi terkait kuliner untuk penarikan retribusi itu dilihat dari luas kios yang ditempati, kalau kios di Urip Sumoharjo  retribusinya( SKRD ) Rp. 60.000  perbulan dan ada pihak Koperasi yang akan datang menagihnya itupun ada tanda bukti pembayaran dari Dinas koperasi.

    Kalau memang tarikan melebihi dari aturan itu sudah menyalahi aturan Perwali .ujar syaifudin  pada wartawan.


    Hingga berita ini di naikan pihak ketua pengelolah kuliner Urip Sumoharjo belum dikonfirmasi.*Har

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi