Satu Pelaku Ranmor Ditembak Kaki Polisi dan Dua Pelaku Lainya DPO

  • Rabu, 31-Maret-2021 (02:31) HukRim admin123

    Surabaya, Infopol.news - Tiga pelaku anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jl.Bosem Kejawan putih tambak Surabaya,  dilumpuhkan dengan tembakan di kaki. Sementara dua pelaku lain berhasil melarikan diri dan masuk DPO petugas. 

    Ketiga pelaku dan Dua DPO yang salah satu nya ditembak aparat polsek Sukolilo yakni Andre Setiawan (21) warga Jl. Siti harjo tambak asti Malang. Dia terpaksa ditembak kakinya lantaran berusaha melarikan diri saat disergap.


    Kapolsek Sukolilo melalui 
    Kanitreskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, salah satu dari kedua orang DPO tersebut. aksi pencurian motor itu dilakukan komplotan ini sekitar pukul 03.45 Wib, Sabtu (27/3/2021).

    Saat itu Abidin dan timnya tengah melakukan patroli rutin di wilayah rawan kejahatan. Saat melintas di Jalan Kejawan Putih Tambak, tim mencurigai rumah milik korban Moqorobbin. 

    tersangka itu bersama 2 pelaku lainya (DPO) merusak kunci setir sepeda motor dengan menggunakan Kunci T yg patah didalam rumah kunci motor Korban .  

    Saat dilakukan penangkapan, diketahui komplotan tersebut baru saja merusak rumah kunci motor Honda CBR S 6736 JAM milik korban.

    Abidin dan timnya kemudian mengepung para pelaku, hingga para pelaku semburat. Komplotan itu berlari hingga tanpa sadar terpisah satu sama lain. Komplotan ini bahkan meninggalkan motor yang digunakan sebagai sarana.

    "Saat kami kejar, mereka berpencar dan meninggalkan motornya di tengah jalan," jelas Abidin, Selasa (30/3/2021).


    Perlu diketahui,  para pelaku berangkat dari Kab. Sampang dengan cara boncengan tiga  menggunakan Honda beat dengan menyiapkan kunci T sebagai alat utk melakukan  pencurian. 

    Hasilnya, Abidin dan timnya berhasil menyergap pelaku Andrew.

    "Dia kami lumpuhkan karena masih berusaha kabur dan melempari kami dengan batu. Untuk dua pelaku lainnya saat ini masih buron. Sudah kami tetapkan sebagai DPO," tandas mantan Kanitreskrim Polsek Tegalsari itu.

    Menurut Abidin, kasus ini masih terus didalami dan dikembangkan untuk memburu dua DPO dan mengungkap semua TKP yang pernah disasar komplotan ini.

    Selain tersangka, polisi berhasil mengamankan 1 Unit sepeda motor Honda CBR 150 CC warna hitam, tahun 2019,Nopol : S-6736-JAM Nora: MH1KC9219JK050049, Nosin : KC92E1047702. milik korban,  1 Unit Sepeda motor Honda Beat warna merah hitam (Sarana) dan 1 Buah ujung Kunci T dalam keadaan patah. ( Yuris ). 

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi