Proyek Rusun Nawa Abaikan Ijin Warga Camat Dan Lurah Mbidek Alias Cuek

  • Sabtu, 10-Oktober-2020 (15:13) Info Layanan admin123

    Surabaya, Infopol. news - Adanya Aksi Warga Yang  untuk menanyakan ijin ijin terkait Proyek Pembanguan Rumah Susun Provinsi Jawa Timur TA 2020-1 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai kurang lebih 59. Milyard diduga kuat tidak dapat diatasi oleh pihak  camat dan Kelurahan Tambak Wedi Surabaya.

    Lurah Tambak Wedi Surabaya Dodik Syamsudin beberap kali dikonfirmasi tidak bergeming, meski nomer selularnya aktif pihaknya terkesan cuek alias Mbidek  alergi dengan wartawan.

    Namun, melalui Hanif staf Kelurahan mengaku, pembangunan Rusun sejauh ini tidak ada masalah. Namun saat wartawan menunjukkan aksi protes warga terhadap proyek yang menelan anggaran total Rp 59,9 miliar, pihaknya tidak banyak komentar..
    Dengan adanya tidak komentarnya staf Kelurahan merupakan Penuh tanda tanya???....

    "Iya, nantinya akan disampaikan ke Pak Lurah. Apakah akan dilakukan pertemuan untuk memcari solusi," kata Hanif kepada wartawan di kantor Kelurahan Tambak Wedi  Surabaya, Jumat (9/10/2020).

    Terpisah, Camat Kenjeran Pemkot Surabaya Henni Indriaty saat dikonfirmasi juga memilih tak berkomentar. Pihaknya meminta agar  wartawan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Tambak Wedi Surabaya.

    Tanpa adanya komentar  camat Kenjeran Henny Selalu Melempar ke kelurahan Patut Tanda Tanya??,,,padahal. Camat adalah diatas  dari istansi Kelurahan . Kenapa selalu melempar kekelurahan ada dugaan antara camat kenjeran dan kelurahan tambakwedi cuek dan tidak bertanggung jawab .

    Untuk diketahui, pembangunan Rumah Susun Provinsi Jawa Timur TA 2020-1 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) disoal warga Tambak Wedi Surabaya. Proyek bernilai total Rp 59.994.999.000 yang digarap kontraktor PT Tigamas Mitra Selaras dan Manajemen Kontruksi PT Yodya karya (Persero) Cabang Surabaya merusak jalan dan mengganggu kenyamanan warga.serta diduga mengabaikan ijin Lingkungan dan Hamdal belum ada ijin proyek Sudah dibangun ,

    Sementara, Suud Ketua RW 2 yang terdampak proyek Rusun Tambak Wedi Surabaya mengaku, soal polemik yang ada, pihak Kementerian ataupun pihak kontraktor hingga berita ini diunggah belum menemui warga. "Ga ada," singkatnya dan tidak ada sosialisasi,

    Kalau memang bebar benar memenuhi semua SOP ijin dan lain lain kalau memang benar kenapa harus takut, kecuali kalau ada dugaan Kesalahan fatal baru takut .tim

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi