Proyek Rumah Rusun Diduga Tak berizin Didemo Warga Tambak Wedi

  • Jumat, 09-Oktober-2020 (09:19) Info Layanan admin123

    ?Surabaya, Infopol.news - Warga Tambak Wedi Rw 2 Kelurahan Tambakwedi , Kecamatan Kenjeran Merasa Resah dengan adanya pembangunan Rusun .Diduga Proyek yang tak berijin itu  Proyek Kementerian RUPR Rusun Tambak Wedi 

    Lantaran dugaan tak berijin dan tidak ada sosialisasi ke warga dan terganggu keyamanan dan kebisingan maka pada hari senin (5/10/2020) warga Menggeruduk proyek tersebut dimana Pembangunan Rumah Susun Provinsi Jawa Timur TA 2020-1 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bernilai total Rp 59.994.999.000 , yang dikerjakan oleh  kontraktor PT . Tigamas Mitra Selaras dan Manajemen Kontruksi PT . Yodya karya (Persero) 

    Menurut Hartono mewakili warga , menyikapi proyek rusun tersebut "Kami sebenarnya sangat mendukung dengan ada pekerjaan proyek rusun ini. Namun sayangnya , pihak Kementrian ataupun Kontraktor belum ada sosialisasi kepada warga terlebih dahulu," katanya, Rabu (7/10/2020).

    Menurut Hartono, warga juga terganggu akan pekerjaan Rusun Tambak Wedi Surabaya . Sebab selain merusak jalan warga juga membuat bising pekerjaan saat pada malam hari tanpa seijin warga , seenaknya sendiri "Otomatis warga terganggu, dimana  pekerjaan dilakukan malam hari," jelasnya.

    Ditambahkan Hartono, seharusnya proyek Rusun di Tambak Wedi Surabaya, melibatkan warga yang terkait diradius wilayah proyek tersebut  dalam pekerjaan, mengingat saat Pandemi banyak warga yang butuh pekerjaan . "Seharusnya, proyek itu memperkerjakan warga yang menganggur disini ," pungkasnya.

    Sebelumnya saat warga mencoba untuk menghentikan pekerjaan proyek Rusun tersebut ditemui oleh keamanan proyek dan Ferris , pengakuan Ferris kepada warga "saya dari Kementrian PUPR " ungkapnya , yang disaksikan juga oleh pihak kepolisian dan Banbinsa setempat , dan dia berjanji akan mempertemukan warga dengan para pihak Dinas yang terkait proyek Rusun di kantor kelurahan Tambak Wedi .

     

     "Kita sepakat nanti kita kumpulin ke kantor Lurah dan

    Saat ini juga siang ini Saya akan ngomong Kepala Dinas dulu ," singkatnya. 


    Perlu diketahui dari beberapa RT yang terdampak Dalam pembangunan proyek Rumah Susun diwilayah RT.06, RT.08, RT.11 dan RT 12 wilayah RW.02 Kelurahan Tambak Wedi Kecamatan Kenjeran , 

     

    Dan atau Sebelumnya harus ada ijin Hamdal , IMB , Perjanjian Antara Warga terdampak Dan Pemenang Proyek . 


    Selama ini Permintaan Warga Sayangnya diduga tidak pernah direspon dan atau tak ditanggapi , Dengan adanya pembangunan rumah rusun ini untuk Rakyat dan yang memakai anggaran APBN atau uang Negara , 


    Bisa juga ada dugaan pengondisian ulah oknum -oknum yang terkait bermain , sehingga warga dijadikan boneka .*tim 

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi