POLDA JATIM RINGKUS NOTARIS TIPU GELAP PULUHAN MILYAR RUPIAH

  • Kamis, 23-Juli-2020 (16:23) Polda Jatim admin123

    Surabaya - Infopol.news -  Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan seorang oknum notaris di Surabaya bernama Devi Chrisnawati (53) warga Darmo Permai Selatan 10/40, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. Oknum notaris ini diamankan, menjadi tersangka, atas kasus tipu gelap senilai 65 Miliar lebih.

     
    Hal tersebut diungkapkan Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andreas Ratulangie saat jumpa pers Kamis (23/7/2020).


    "Polda Jawa Timur melalui Direktorat Kriminal Umum telah melakukan pengungkapan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh salah satu oknum notaris. Namun perbuatannya dilakukan diluar kapasitasnya sebagai notaris,"kata Pitra di depan pada wartawan.  

     

    Lebih lanjut, Pitra menjelaskan, terungkapnya kasus tipu gelap yang dilakukan tersangka berawal dari laporan korban berinisial TJ kepada polisi sejak Bulan Januari 2020.

    Diluar dugaan total laporan yang masuk ada 15 laporan polisi  semua total kerugian itu sudah mencapai Rp 65.450.000.000.

     

    Masih kata Pitra, jumlah maupun kerugian yang ditanggung korban kemungkinan bertambah. Sebab, modus yang dijalankan pelaku menjalankan aksi beraneka ragam.


    Diantaranya, dengan cara mengiming-imingi korban keuntungan 3,5 sampai 6 persen dalam sebuah transaksi bernilai milyaran rupiah berupa pembiayaan atau talangan terhadap LO (offering letter) pada sebuah bank. Namun, ternyata LO yang ditawarkan fiktif.

    Bukan itu saja, modus lain yang dijalankan pelaku dengan menawarkan diri turut menjualkan rumah senilai milyaran. Namun setelah sertifikat rumah diserahkan  oleh pelaku justru dijaminkan  ke bank.
    Selanjutnya setelah dananya cair tidak diberikan ke si pemilik. Namun, dana tersebut digunakan untuk kepentingan yang lain.

    Dalam kasus ini polisi menyita beberapa cek, giro ,surat perjanjian dan buku rekening sebagai barang bukti.

    Pitra menegaskan pihak akan terus mengembangkan kasus ini. Lantaran laporannya tidak hanya di Polda Jatim tapi laporan juga masuk di tingkat polres-polres. Tidak menutup kemungkinan jumlah nominal materi kerugian bisa bertambah.

     " Saya berpesan untuk masyarakat jangan mudah tergiur dengan bujuk rayu oknum seperti tersangka ini yang menjanjikan keuntungan yang besar," kata Pitra.


    Akibat perbuatnnya pelaku dijerat pasal 372 dan 378 KHUP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.( Bay). 

      

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi