KEJARI TANJUNG PERAK SURABAYA UNGKAPKAN KASUS - KASUS KORUPSI DI SURABAYA

  • Kamis, 23-Juli-2020 (07:58) Info Layanan admin123

    Surabaya, Infopol.news - Kejaksaan Negeri Tanjung Perak terhitung Januari hingga Juli 2020 telah berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 387.964.255 dari kerakusan para koruptor. Uang tersebut kini telah dikembalikan oleh Kejari Tanjung Perak melalui seksi pidana khusus atas penuntasan tindak pidana korupsi.

    Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Kejari Tanjung Perak Surabaya, Wagiyo Santoso, Selasa (21/7/2020) saat ditemui wartawan di ruangannya.


    “Seperti kasus korupsi program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya 2016, dan kasus korupsi proyek pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Surabaya,” ungkapnya bangga.

     

     Wagiyo  juga mengatakan Pidsus juga tengah melakukan penyidikan terhadap satu kasus dugaan tindak pidana korupsi. Sayangnya, Wagiyo enggan mengungkap secara terbuka atas kasus korupsi aset negara yang kini dalam proses penyidikan tersebut.

     

    “Belum bisa kami ekspos karena menyangkut strategi kami dan masih penyidikan umum dalam menuntaskan kasus tindak pidana korupsi,” jelas Wagiyo saat menggelar press release rangkaian kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 60 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) di kantor Kejari Tanjung Perak Surabaya.

     

    Pada kesempatan tersebut, Wagiyo juga menyebut, seksi pidana umum (Pidum) tengah getol menyelesaikan semua perkara. Dengan perincian tahap satu ada 685 SPD, tahap dua sebanyak 530 perkara dan pelimpahan terdapat 475 perkara. “Untuk sidang online sebanyak 1.573 kali,” katanya.


    Menurutnya, dari 530 kasus yang mendominasi di Kejari Tanjung Perak adalah kasus narkotika dengan jumlah 234 kasus. Menyusul diurutan kedua adalah dominasi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). “Diikuti kasus perjudian serta senjata tajam,” urainya.


    Selanjutnya, Wagiyo mengungkapkan, seksi Perdata Dan Tata Usaha Negara (Datun) turut mencatatkan prestasi. Seksi Datun berhasil memulihkan keuangan negara sebanyak Rp2.645.069.952 atau lebih dari Rp2,6 miliar.


    “Selain syukuran, tanggal 22 Juli 2020, kami menggelar upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 60 secara online dengan tetap menekankan protokol kesehatan,” tutupnya. *har

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi