POLRESTABES SURABAYA DALAM TEMPO 2 PEKAN BERHASIL TANGKAP 160 TERSANGKA PELAKU TINDAK KRIMINALITAS

  • Selasa, 21-Juli-2020 (14:24) Polres admin123

    SURABAYA,  Infopol. news - Porestabes Surabaya dan jajarannya menunjukkan taringnya dalam memerangi tindak kriminalitas Operasi Sikat Semeru 2020 dihadapan para wartawan. Selasa (21/7/2020).


    KaPolresbes Surabaya Kombes Pol Jhony Eddison Isir didampingi Kasatreskrim Polresbes Surabaya AKBP Sudamiran mengungkapkan sejak 6 Juli sampai 17 Juli 2020 itu, setidaknya ada 381 bandit jalanan yang berhasil diamankan petugas polisi.

    Kebanyakan, mereka adalah para pelak pencurian dan jambret jalanan.

    "Terbanyak adalah kasus kejahatan jalanan, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor (3C)," ungkapnya di depan para Jurnalis.

    Total ada  160 tersangka pencurian, 89 tersangka kasus jambret dan begal dan 89 kasus curanmor sedangkan sisanya terdiri dari premanisme dan penyalahgunaan senjata tajam.

    Tidak lupa dalam kesempatan tersebut KaPolresbes Surabaya juga  mengapresiasi kinerja Satreskrim Polresbes Surabaya dan jajaran polsek yang secara intensif melakukan  upaya penindakan pelaku kejahatan di tengah pandemi Covid-19.


    "Meskipun di tengah pandemi ini, Satreskrim Polresbes Surabaya  dan polsek jajarannya masih berupaya maksimal menekan angka gangguan  kamtibmas dengan menindak para pelaku kejahatan di Surabaya. Saya berterimakasih kepada pak Kasat dan jajarannya," kata Isir.

    Meskipun begitu pihaknya tidak akan berhenti sampai disini. Pihaknya akan  terus memerangi para pelaku tindak kejahatan dimanapun tempatnya khususnya di Surabaya.

    "Kami akan terus menganalisa aksi tindak kejahatan itu bisa terjadi. Salah satunya ada kesempatan. Maka kepolisian terus intens melaksanakan patroli untuk menutup ruang gerak para pelaku kejahatan," imbuhnya.


    " Selain upaya represif penindakan, akan kami lakukan upaya preemtif dan preventif. Seperti yang dua pelaku pembobol rumah yang terpaksa kami tindak tegas sampai meninggal dunia. Itu karena sudah sangat meresahkan dan juga melawan saat kami tangkap. Menabrak motor anggota sehingga terpaksa kami lumpuhkan," tegasnya.( Bram). 

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi