Biji Pohon Sengon Buto (Kedawung) Membawa Berkah Bagi Warga Lebak Jabung dan Juga Sangat Berkhasiat Bagi Tubuh

  • Sabtu, 29-Oktober-2022 (15:54) Wisata supereditor

    MOJOKERTO | Infopol.news - Biji pohon Sengon Buto atau sering disebut Kedawung (Enterolobium cyclocarpum) alias Guanacaste adalah pohon berukuran sedang hingga besar, tumbuh setinggi 25–35 M, dengan diameter batang hingga 3,5 M ini membawa berkah bagi warga Desa lebak Jabung, Dusun lebak Rt/Rw 013/004, Jatirejo, Mojokerto, Jawa Timur.

    Biji dari pohon Sengon juga mempunyai khasiat bagi tubuh, biji Sengon yang berbentuk pipih dengan satu buah berisi 15-20 biji ini, ketika saat sudah diolah memang mirip dengan kacang. Maka tidak heran jika makanan dari biji Sengon disebut dengan kacang Sengon atau Kedawung yang dikenal masyarakat.

    Dikatakan Jamal salah satu warga setempat, biji Sengon Buto sangat mudah ditemukan di kawasan hutan Lebak Jabung, Biasanya ditemukan dibawah pepohonan Sengon buto. Sengon jenis ini, berbeda dengan sengon jenis lainnya. Dengan ciri, sejak dari pangkal pohon biasanya ditumbuhi banyak dahan, dan buahnya besar yang menyerupai jengkol.

    Hasil olahan makanan ringan dari biji Sengon yang dikenal masyarakat yakni Kedawung ini juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Diantara khasiatnya yang sudah banyak dikenal yaitu Membantu menurunkan darah tinggi, kolesterol, asam urat. 

    Boleh dibilang, belum ada yang tahu bahwa biji sengon memiliki khasiat bagi tubuh manusia. Hal itulah yang dimanfaatkan Jamal, warga lebak Jabung, Jatirejo, Mojokerto, Jawa Timur. 

    "Saya mengambilnya dihutan itu dari Sengon Buto yang jatuh dibawah pohon, dan saya olah biji Sengon Buto menjadi makanan ringan yang bisa berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi, kolesterol, dan asam urat. Dan saya menjual biji Sengon buto dengan harga per kilo Rp.12.000,- itupun sudah ada yang mengambilnya dari wilayah Mojokerto, dan dalam satu tahun bisa panen dua kali dari biji Sengon buto tersebut" Ungkap Jamal, Sabtu (29/10/22).

    Sengon memiliki nama ilmiah Albizia chinensis. Pohon ini merupakan tanaman kayu yang tumbuh dengan cepat. Tingginya bisa mencapai 30 hingga 45 meter.  Selain tahan terhadap serangan rayap, kayu sengon alias kayu albasia ini juga memiliki sifat yang tahan terhadap air.

    Sehingga tak heran jika kayu albasia sering diandalkan untuk berbagai kebutuhan produk property outdoor, seperti lantai kayu, plafon kayu, dinding kayu, dan masih banyak lagi.

    Salah satu bukti bahwa sengon tahan terhadap rayap adalah pemanfaatannya dalam pembuatan peti kemas, papan lapis, dan papan partikel Kayu sengon biasa dimanfaatkan untuk membuat peti, perahu, rumah dan jembatan. (Hardi)

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi