Puluhan Warga Gogol Dusun Bangun Pungging Geruduk Kantor BPN Mojokerto

  • Kamis, 13-Januari-2022 (12:57) Info Layanan admin123

    Mojokerto, Infopol.news - Puluhan perwakilan warga ahli waris tanah gogol asal Dusun Bangun, Desa Bangun,Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Telah menggeruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang ada di jalan Pahlawan No 45 Mojokerto, Selasa (11/1/2022).

    Kedatangan perwakilan ahli waris tanah gogol menanyakan kretek letak peta tanah gogol mereka yang selama ini dikelola oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) setempat. Dikarenakan sebelumnya, mediasi dua kali digelar di balai Desa warga bersama Pemdes tidak ada titik temu, akhirnya warga gogol meminta kepada kepala Pemdes untuk melanjutkan klarifikasi ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang ada di jalan Pahlawan tersebut.


    Kedatangan puluhan warga hanya perwakilan yang bisa masuk kantor untuk mendengarkan penjelasan pihak BPN, warga lainnya hanya menunggu diluar kantor. Selang satu jam lebih, dua perwakilan memberikan penjelasan menurut Nurqomari, BPN tidak mempunyai salinan kretek peta tanah apa yang dipertanyakannya.

    "Jadi pihak BPN tidak mempunyai salinan kretek tanah Desa, semua berkas apa yang kita maksud itu ada di Pemerintahan Desa," tandas Nurqomari salah satu perwakilan ahli waris tanah gogol saat memberikan keterangan Pers  awak media Infopolnews bersama media lain di depan kantor BPN, selasa (11/1/2022).

    Lebih lanjut, pihak Pemdes (kepala Desa) telah diberi petunjuk oleh Kapolsek Pungging, supaya memberikan jawaban yang jelas kepada warga tanah gogol.

    "Tadi sempat Pak Kapolsek menghimbau kepada kepala Desa bila warga bertanya harus memberikan jawaban yang jelas, bukan dijawab tidak tahu tidak tahu, Itu bisa menumbulkan suasana lebih panas kepada warga sehingga menimbulkan perselisihan," paparnya.

    Masih Nurqomari, jadi pihak warga gogol kembali ke Pemdes guna memperlanjut keinginan, dan dirinya serta meminta kepada BPN dan kepala Desa menunjukan letak tanah gogol warga yang ada di Desa Bangun, "Kita sudah ijin kepada BPN, dan di iyakan apa yang kita minta,"jelasnya.

     

    Ditempat yang sama, Mashuri selaku perwakilan warga menjelaskan, bahwa kefalitan data itu semua ada di Pemdes, "kita hanya meminta dimana lokasi letaknya tanah gogol, tetapi pihak Desa selalu berbelit-belit," katanya.

    Lanjut Mashuri, kenapa kita kesini, jadi kita minta referensi kepada BPN karena pihak Pemdes tidak mau memberi tahu dimana letak tanah gogol warga.

    "Pada saat mediasi di balai Desa kan kita hanya ingin tahu dimana letaknya tanah gogol," kata perwakilan tersebut. (Hardi).

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi