Ditlantas Polda Jatim Punya Program Satu Polantas Satu Anak Yatim Piatu

  • Jumat, 17-September-2021 (15:42) Polda Jatim admin123

    Surabaya, Infopol.news - Peringati HUT ke 66, Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Jatim gelar vaksinasi dan Program pengangkatan orang tua asuh anak yatim piatu terdampak covid-19, yang diberi nama "satu Polantas satu Anak yatim piatu", di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, pada Jumat (17/9/2021). 

    Hal ini dilakukan sebagai upaya Polda Jatim dalam membantu anak-anak yatim piatu, yang ditinggalkan orang tuanya karena covid-19 ini dapat melanjutkan perjalanan hidupnya untuk menggapai impian. 

    Sebanyak 2003 anak yatim piatu korban covid-19 dilakukan vaksinasi secara serentak, di 39 Polres jajaran Polda Jatim. Selain itu, ada 7044 anak yatim piatu yang diangkat sebagai anak asuh. 

    Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menegaskan, dalam rangka memperingati hari ulang tahun lalulintas yang ke 66, Ditlantas Polda Jatim menggelar berbagai kegiatan untuk anak-anak korban covid-19, di Monumen Tugu Pahlawan. Diantaranya ada donor darah, vaksinasi, bhakti sosial, trauma healing, Polisi Sahabat Anak (Polsanak), dan yang terakhir adalah membantu anak-anak yatim piatu, yang ditinggal orang tuanya akibat covid-19, yaitu program satu polisi lalu lintas satu yatim piatu. 

    "Tentunya program yang dilaksanakan hari ini adalah untuk menjawab. Betapa dahsyatnya dampak dari covid-19 ini, baik dampak sosial, ekonomi, maupun dampak kesehatan," tegas Wakapolda Jatim, usai melakukan pengecekan vaksinasi dan meresmikan program yang di inisiasi Ditlantas Polda Jatim. 

    "Hari ini Ditlantas Jawa Timur berusaha memberikan yang terbaik kepada anak-anak penerus bangsa. Anak-anak yang masih punya semangat dan masa depan yang cerah walaupun ditinggal oleh orang tuanya, baik orang tua bapaknya, maupun ibunya," ucapnya Jenderal Polisi Bintang Satu ini. 

    Selanjutnya, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh polres di Jawa Timur, disana juga melakukan kegiatan yang sama, yaitu vaksinasi dan pengangkatan orang tua asuh anak yatim piatu terdampak covid-19. 

    "Hari ini Polisi Jawa Timur, khususnya Polisi lalu lintas, menjadi orang tua asuhnya dalam memberikan semangat dan memberikan secercah harapan untuk anak-anak kita yang ada di Jawa Timur" tandasnya Wakapolda. 

    Kendati demikian, kedepannya tentu ketika melihat anak ini lagi berjuang dalam bidang pendidikan, tentunya orang tua asuh ini akan mendampingi di dalam membantu memenuhi kebutuhan anak-anak asuhannya. 

    "Misalkan dia butuh buku, butuh belajar, atau mungkin dia perlu mendatangkan orang untuk les privatenya," lanjutnya. 

    Kedepannya mereka tetap menjadikan anak-anak asuhannya, selayaknya anak kita, dengan memberikan perhatian kepada anak ini, supaya mereka tidak merasa kehilangan orang tua. 

    "Ini adalah tugas dari para anggota Polantas Jawa Timur, terhadap anak-anak yatim piatu korban covid-19," pungkasnya Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.( Bay).

     

     


    Peringati HUT Lantas, 63 Anggota Polantas Gresik Jadi Ortu Asuh Anak Yatim Covid

    GRESIK - Dalam memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66, sebanyak 63 anggota polantas Polres Gresik mengabdikan diri sebagai orang tua asuh bagi 63 anak yatim yang orang tuanya meninggal dunia karena covid-19.

    Tak hanya itu, kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Gresik ini juga disertai pemberian vaksinasi covid bagi para anak yatim dan keluarga terdampak covid. Hal ini sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian Polantas terhadap pandemi covid.

    Tampak hadir Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kepala Kemenag Gresik Markus, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi dan beberapa Kepala OPD Pemkab Gresik.

    Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis.SH,SIK,MM mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya Polantas di Hari Ulang Tahunnya untuk turut meringankan beban para anak yatim yang orang tuanya meninggal dunia karena covid.

    "Kebetulan anggota Polantas kami cuma ada 63, sehingga anak yatim yang kami bantu dan jadi anak asuh disesuaikan dengan jumlah tersebut. Dan hari ini bertepatan dengaj HUT Lantas yang ke-66," ujar AKBP Moch Nur Azis, Jumat (17/9/2021).

    Dia menjelaskan, peran anggota Polantas sebagai orang tua asuh yakni ikut mendampingi anak yatim tersebut dengan memberikan apa yang menjadi kebutuhan sehari-hari sesuai dengan kemampuan masing-masing anggota Polantas.

    "Jadi satu anak yatim yang ditinggal bapak atau ibunya karena covid akan didampingi oleh satu anggota lantas. Nantinya akan kita bantu kebutuhannya sehingga bisa meringankan beban mereka," pungkasnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, kegiatan vaksinasi dan program Polantas menjadi orang tua asuh bagi anak yatim korban covid ini merupakan langkah cerdas dan sangat inovatif di tengah pandemi ini.( Bay).

Share This :

Copyright © 2020 CV. Natusi