Atensi, Bhabin Sesetan Polsek Densel Polresta Denpasar Pengamanan Sholat Tarawih di Masjid Sadar Sesetan

Contributor 6:49 AM MANCA

InfoPolBali,Denpasar- Tujuan Bhabinkamtibmas selaku pengemban harkamtibmas dalam menciptakan suasana aman, nyaman dan khidmat dalam setiap kegiatan masyarakat adalah suatu kebanggaan sebagai pelayan masyarakat. 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sesetan Polsek Densel Polresta Denpasar Aiptu Yuniati Rahayu melaksanakan pengamanan sholat tarawih di Masjid Sadar, Jl. Tegal Wangi Sesetan, Minggu (28/05) malam pukul 19.00 Wita.

Bhabin berharap, dengan kehadiran Polisi dalam mengamankan kegiatan sholat tarawih di bulan puasa ini dapat memberikan rasa nyaman sehingga pelaksanaan sholat dapat berlangsung dengan khidmat,” terang Aiptu Yuni

“Bhabin menyampaikan kegiatan pengamanan tersebut dibantu oleh pengamanan internal, dengan jumlah jemaah sebanyak 150 orang dan bertindak sebagai Imam Ustad Ami Farizal,” terang bhabin.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Densel Kompol Wisnu Wardana, S.H., S.I.K. setelah dikonfirmasi melalui sambungan telepon. 

Tentu harapan kita bersama setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar, untuk itu Bhabinkamtibmas juga diharuskan untuk melakukan dialogis dan bersilaturahim dengan pengurus masjid, tokoh agama agar bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif,” tegas kapolsek. (ED-33)

Latihan Perang, China Libat 10 Pesawat dan Kapal Perang

Contributor 6:49 AM MANCA

Infopol.news - Militer China untuk pertama kalinya menggunakan kapal induk dan kapal perang dalam sebuah latihan perang. Latihan perang tersebut dilakukan di timur laut Laut Bohai yang berdekatan dengan Korea, kata media pemerintah.

Sepuluh kapal dan 10 pesawat terlibat dalam latihan tempur udara ke udara, udara ke laut, dan laut ke udara. Latihan tempur itu juga menampilkan sejumlah rudal. Ini adalah pertama kalinya sebuah skuadron kapal induk melakukan latihan dengan amunisi dan pasukan nyata, demikian berita yang dikutip dari Reuters, Jumat (16/12/16).

Kapal induk China buatan Soviet, Liaoning, dan formasi kapal perang melakukan intersepsi udara, anti pesawat, dan latihan anti rudal di mana jet tempur Shenyang J-15 benar-benar membawa rudal aktif. Stasiun televisi CCTV juga menyiarkan gambar dari jet-jet tempur yang lepas landas dari kapal induk, menembakkan rudal dan menghancurkan target di laut.

Sebelumnya, lembaga pengkaji AS menyatakan China telah menginstal sejumlah senjata di Kepulauan Spratly di Laut China Selatan. Beijing menyatakan bahwa penginstalan senjata itu adalah langkah yang sah. (red)

18 Negara Bahas Isu Teroris di Surabaya

Contributor 6:49 AM MANCA

Infopol.news - 18 negara di Asia Timur, Eropa dan Amerika berkumpul di Kota Surabaya dalam agenda East Asia Summit Regional Seminar for Capacity Building to Prevent and Counter Violent Extremism. Selama dua hari, para perwakilan 18 negara akan membahas segala persoalan mengenai terorisme.

Agenda Internasional yang digelar oleh Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesa bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Korea serta Pusat Studi ASEAN Universitas Airlangga dan Graduate School of International and Area Studies of Hankuk University of Foreign Studies (GSIAS HUFS).

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Duta Besar Jose Tavares mengatakan, dipilihnya Surabaya sebagai tempat gelaran agenda yang membahas upaya pencegahan permasalahan terorisme ini punya alasan khusus. Pihaknya sengaja menggelar di Surabaya agar tidak hanya fokus di Jakarta saja. Sebelumnya, acara serupa pernah digelar di Jakarta dan Yogyakarta.

Seminar ini bentuk implementasi EAS Statement on Countering Violent Extremism yang disahkan pada KTT ke-10 Asia Timur, Kuala Lumpur, 22 November 2015 silam. Secara umum, seminar ini membahas faktor penyebab VE, kesenjangan yang terjadi di tingkat nasional dan regional dalam upaya mencegah dan memberantas VE. Serta, kemungkinan kerja sama yang dapat dilakukan antar negara untuk mengatasi permasalahan VE.

Hasil diskusi para pakar ini, diharapan dapat memperkuat kapasitas kawasan dalam mencegah konflik dan diplomasi preventif serta pengembangan pendekatan komprehensif dalam mencegah esktremisme baik di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional.

Agenda East Asia Summit dihadiri perwakilan lembaga pemerintah dan nonpemerintah dari negara peserta EAS. Selain 10 negara ASEAN, juga ada Amerika Serikat, Australia, India, Jepang, Korea Selatan, RRT, Rusia dan Selandia Baru. Ikut hadir perwakilan dari kementerian/lembaga nasional RI, akademisi serta organisasi kemasyarakatan. (red)

Sebelumnya Selanjutnya